Berita, Nasional

LPDP Buka Pendaftaran Beasiswa Tahap II 2026: Fokus 80 Persen untuk Bidang STEM dan Permudah Syarat Administrasi Pendaftar

Repelita.net

30 June 2026 00:35 WIB • 884 view

LPDP Buka Pendaftaran Beasiswa Tahap II 2026: Fokus 80 Persen untuk Bidang STEM dan Permudah Syarat Administrasi Pendaftar
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Pendaftaran program Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan tahap kedua untuk tahun 2026 secara resmi mulai bergulir pada 30 Juni sampai dengan 31 Juli mendatang.

Fokus utama pembiayaan pada periode kali ini diarahkan untuk menggenjot kualitas sumber daya manusia pada sektor sains, teknologi, teknik, dan matematika guna menyokong kemajuan industri strategis tanah air.

ADVERTISEMENT

Porsi pendanaan pendidikan tersebut akan didominasi oleh kelompok studi eksakta beserta turunannya dengan alokasi mencapai delapan puluh persen dari total kuota yang tersedia.

Sisa dari kuota beasiswa tersebut nantinya didistribusikan untuk rumpun ilmu sosial, humaniora, seni, studi agama, serta ekonomi yang terangkum dalam kategori khusus.

"Kita peningkatan STEM bergerak terus pada 2025 itu 66 sampai 69 persen, 2026 di 74 persen. Kita akan coba sampai minimal 80 persen ke STEM dan STEM related," kata Direktur Utama LPDP Yon Arsal dalam agenda jumpa pers di Gedung Djuanda Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin, 29 Juni 2026.

Prioritas sasaran sektor industri strategis mencakup ketahanan pangan, energi, pertahanan, transformasi digital termasuk kecerdasan buatan, kesehatan, hilirisasi, kemaritiman, hingga industri kreatif.

Dukungan serupa juga diberikan untuk disiplin ilmu yang bersinggungan langsung dengan pengembangan sektor riil seperti bisnis, hukum, maupun kebijakan publik.

Pemertahanan bidang ilmu sosial dan humaniora tetap dilakukan sebagai pilar penting dalam memperkuat aspek budaya, pendidikan, serta keagamaan di tengah upaya percepatan pembangunan nasional.

Penyelenggara membuka ragam skema pembiayaan yang meliputi jalur industri strategis, akselerasi kampus unggulan, prestasi keolahragaan, hingga riset talenta inovasi nasional tingkat doktoral.

Akses pendidikan bagi kelompok afirmasi dari kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar termasuk putra-putri asal Papua juga kembali mendapat kemudahan khusus pada seleksi kali ini.

Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso menerangkan bahwa regulasi pada gelombang kedua ini telah mengalami penyempurnaan guna memberikan keringanan bagi para calon pendaftar.

Calon peserta dari kelompok afirmasi maupun umum yang telah memegang surat penerimaan tanpa syarat dari kampus tujuan luar negeri kini terbebas dari kewajiban melampirkan sertifikat kemahiran berbahasa Inggris.

Sementara bagi pendaftar tujuan mancanegara yang belum memiliki surat penerimaan resmi kini diperbolehkan menggunakan sertifikat alternatif seperti Duolingo untuk pemenuhan kelengkapan administrasi.

Kemudahan lainnya juga diberikan bagi pelamar kampus dalam negeri melalui opsi penggunaan sertifikat bahasa dari pusat bahasa perguruan tinggi lokal maupun tes kemampuan daring standar nasional.

Pelamar program beasiswa doktoral berbasis riset turut merasakan pelonggaran syarat melalui penurunan standar nilai minimal bahasa asing jika dikomparasikan dengan periode pendaftaran gelombang pertama.

Institusi pengelola dana pendidikan ini turut menambah daftar kampus rujukan bergengsi dari yang semula hanya berjumlah tujuh belas kini melonjak menjadi tiga puluh satu perguruan tinggi.

Penambahan daftar universitas tersebut mencakup pembaruan pada program gelar ganda maupun gelar bersama untuk skema penunjang industri strategis, sosial humaniora, serta bakat olahraga.

Seluruh warga negara Indonesia yang memenuhi kualifikasi kelayakan dapat segera mendaftarkan diri secara daring melalui portal resmi penyelenggara sesuai dengan batas waktu penutupan. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung