Berita, Internasional

Gedung Putih Mencekam Penembakan Pecah Usai Konvoi Wapres JD Vance Melintas

Repelita.net

05 May 2026 23:30 WIB • 944 view

Gedung Putih Mencekam Penembakan Pecah Usai Konvoi Wapres JD Vance Melintas
Foto: Istimewa

Repelita Washington - Suasana mencekam menyelimuti kompleks Gedung Putih setelah insiden penembakan pecah di kawasan National Mall pada Senin, 4 Mei 2026 waktu setempat, tepat sesaat setelah konvoi kendaraan Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance melintasi area tersebut .

Aparat Secret Service atau Dinas Rahasa AS yang bertugas mengamankan pejabat tinggi negara langsung memberlakukan status lockdown atau penguncian total sementara di sekitar istana kepresidenan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk .

ADVERTISEMENT

Ketegangan yang melanda pusat pemerintahan negara adidaya itu meningkat secara drastis ketika letusan senjata api terdengar tidak lama setelah rombongan Wakil Presiden JD Vance melintas di koridor yang sama .

Wakil Direktur Secret Service, Matthew Quinn, mengungkapkan dalam konferensi pers bahwa insiden bermula saat petugas mengidentifikasi seorang pria mencurigakan yang membawa senjata api di pusat kota Washington DC .

Saat petugas berusaha mendekati pria tersebut untuk dilakukan pemeriksaan rutin, pelaku yang tidak diketahui identitasnya itu justru memilih kabur dengan berjalan kaki sambil sesekali menengok ke belakang .

"Pria itu kabur dengan berjalan kaki setelah didekati petugas. Ia kemudian mengeluarkan senjatanya dan melepaskan tembakan," ujar Matthew Quinn dalam keterangan resmi yang dikutip dari kantor berita AFP .

Merespons ancaman mematikan yang dapat membahayakan jiwa warga sipil dan pejabat negara, agen Secret Service yang terlatih langsung membalas tembakan dan berhasil melumpuhkan pelaku di lokasi kejadian .

Pria bersenjata tersebut kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis darurat, sementara seorang remaja yang berada di lokasi dilaporkan mengalami luka ringan akibat terkena serpihan peluru .

Meskipun penembakan meletus tak lama setelah konvoi Wapres JD Vance melintas, pihak berwenang hingga kini belum dapat menyimpulkan bahwa pejabat nomor dua di negeri Paman Sam tersebut merupakan target utama .

"Kecil kemungkinan (Wapres) menjadi target, namun saya tidak ingin berspekulasi apakah ini ditujukan kepada Presiden atau tidak. Kami akan mendalaminya," tambah Quinn saat menjawab pertanyaan awak media .

Insiden mencekam ini terjadi hanya berselang satu minggu setelah seorang pria bernama Cole Allen (31) ditangkap karena berupaya nekat menerobos sistem pengamanan hotel tempat Presiden Donald Trump menghadiri sebuah acara .

Pengadilan setempat telah resmi mendakwa Allen atas tuduhan percobaan pembunuhan terhadap presiden, menambah daftar panjang ancaman terhadap pejabat tinggi AS dalam beberapa pekan terakhir .

Aparat keamanan pun bergerak cepat memperketat pengamanan di sekitar Gedung Putih dan berbagai objek vital lainnya di Washington DC untuk mengantisipasi kemungkinan adanya serangan susulan .

Hingga berita ini diturunkan pada Selasa, 5 Mei 2026, pihak Secret Service masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap motif sebenarnya di balik aksi penembakan yang mengguncang ibu kota AS tersebut .

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung