Berita, Nasional

Cegah aksi berjoget terulang, Setjen MPR-DPR evaluasi penempatan lagu dalam Sidang Tahunan 2026

Repelita.net

13 August 2026 19:24 WIB • 452 view

Cegah aksi berjoget terulang, Setjen MPR-DPR evaluasi penempatan lagu dalam Sidang Tahunan 2026
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Langkah pembenahan penataan irama musik resmi diterapkan oleh jajaran Sekretariat Jenderal MPR-DPR-DPD RI dalam pelaksanaan Sidang Tahunan MPR RI 2026.

Penyesuaian tempo serta durasi pemutaran tembang dilakukan demi meminimalisasi aksi joget para wakil rakyat yang sempat memicu sorotan pada agenda resmi sebelumnya.

ADVERTISEMENT

“Kami sudah mengevaluasi, mungkin tidak kita lakukan (memutar lagu yang mengundang berjoget). Sebenarnya memang karena lagunya itu ya yang membawa,” ujar Kepala Biro Protokol, Humas, dan Media Sekretariat Jenderal DPD RI Mahyu Darma di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Pihak penyelenggara mengambil pelajaran penting dari jalannya forum kenegaraan masa lalu demi menjaga kesakralan momentum acara.

Upaya perbaikan terus digulirkan agar seluruh prosesi persidangan tetap berjalan harmonis sesuai jalur fungsinya.

“Tapi, kami juga menyadari dan kita terus-menerus evaluasi karena semua pun akhirnya adalah ini semua kerja-kerja lembaga untuk rakyat, gitu,” katanya.

Daftar lantunan tembang kedaerahan maupun lagu wajib nasional dipastikan tidak dihapus total dari daftar putar forum tahunan tersebut.

Penyelenggara hanya menggeser waktu penampilan lagu serta mengontrol dinamika nada agar suasana formal tetap terjaga.

“Hanya mungkin ritme dan tune-nya yang kita sesuaikan. Terus posisinya itu di mana? Tidak di saat acara-acara resmi. Maka kita pilih lagu-lagu itu dimainkan di luar daripada rundown-nya. Nah, jadi pada saat, kita masukan para peserta, tamu, undangan, kepulangan Bapak Presiden. Tidak di dalam satu tubuh rundown tersebut. Tidak di dalam satu acara,” terangnya.

Langkah korektif ini diharapkan mampu melahirkan performa tata kelola acara resmi yang lebih bermartabat di mata publik.

Keseluruhan perbaikan menjadi bentuk komitmen panitia dalam menyajikan rangkaian agenda terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Insyaallah, Pak, kami juga terus, selalu koreksi, dan korektif. Mudah-mudahan hasilnya yang terbaik kepada masyarakat,” ucapnya.

Momen Sidang Tahunan MPR 2025 lalu sempat diwarnai aksi sejumlah legislator yang asyik berjoget mengiringi alunan 'Gemu Fa Mi Re' serta 'Sajojo'.

Atraksi tersebut mendulang gelombang kritik keras dari netizen lantaran dianggap mencederai norma kesopanan dalam forum kenegaraan. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung