Berita, Nasional

[BREAKING NEWS] Rumah Bersejarah Pahlawan Nasional Prof Sardjito di Yogyakarta Dijual

Repelita.net

15 May 2026 13:56 WIB • 804 view

[BREAKING NEWS] Rumah Bersejarah Pahlawan Nasional Prof Sardjito di Yogyakarta Dijual
Foto: Istimewa

Repelita Yogyakarta - Ahli waris dari pahlawan nasional sekaligus akademisi terkemuka Prof. Dr. Sardjito berencana melepaskan kepemilikan aset properti bersejarah yang berlokasi di kawasan Jalan Cik di Tiro, Terban, Kemantren Gondokusuman, Kota Yogyakarta.

Pihak kerabat dekat sangat mengharapkan agar tempat tinggal bersejarah tersebut dapat dialihkepemilikan serta dikelola secara resmi oleh institusi pendidikan tinggi tempat sang profesor pernah mendedikasikan ilmunya semasa hidup, yakni Universitas Gadjah Mada ataupun Universitas Islam Indonesia.

ADVERTISEMENT

Meningkatnya urgensi penyelamatan aset ini dinilai krusial oleh pihak keluarga agar nilai keteladanan serta rekam jejak historis beliau tetap terjaga lestari di bawah naungan lembaga akademis yang tepat.

Langkah pelepasan hak milik tanah dan bangunan yang sudah mengantongi Sertifikat Hak Milik tersebut diambil atas dasar pemufakatan bersama dari para garis keturunan sah, yakni kedua cucu beliau yang bernama Alita Poedjioetomo beserta Dyani Poedjioetomo yang saat ini menetap di wilayah Jakarta.

Kerabat mendiang, Budhi Santoso, yang dijumpai secara langsung di kediaman tersebut pada hari Rabu memaparkan bahwa faktor usia ahli waris yang kini telah menginjak kepala tujuh menjadi salah satu pertimbangan rasional di balik keputusan krusial ini.

Dirinya sangat mengkhawatirkan kondisi fisik bangunan peninggalan masa lampau tersebut apabila ke depannya tidak mendapatkan pola perawatan yang komprehensif serta berkesinambungan jika jatuh ke tangan pihak yang kurang berkompeten.

Menanggapi adanya kabar mengenai rencana alih kepemilikan aset bersejarah milik mantan pimpinan kampus tersebut, Rektor Universitas Islam Indonesia Fathul Wahid memberikan respons resmi terkait batasan kewenangan institusional yang dimilikinya dalam ranah transaksi properti.

"Matur nuwun (terima kasih) untuk informasinya. Saya teruskan ke Yayasan. Pembelian properti di luar kewenangan rektor," kata Fathul dikonfirmasi, Kamis (14/5).

Pernyataan tertulis tersebut menegaskan bahwa kebijakan strategis mengenai investasi ataupun akuisisi lahan sepenuhnya berada di bawah otoritas badan pengurus yayasan yang menaungi perguruan tinggi tersebut.

Opsi penawaran prioritas alih kepemilikan ini juga diarahkan secara serius kepada pihak Universitas Gadjah Mada mengingat figur almarhum merupakan peletak batu pertama sekaligus rektor yang memimpin universitas negeri tersebut pada masa awal pendiriannya.

Merespons secara terbuka terkait dinamika penawaran aset keluarga pahlawan nasional ini, Juru Bicara Universitas Gadjah Mada Dr. I Made Andi Arsana menyatakan bahwa jajaran manajemen kampus perlu melakukan konsolidasi internal terlebih dahulu.

"Saya akan diskusikan nggih (ya). Belum ada info ke saya," kata Made Andi.

Secara historis, bangunan dengan gaya arsitektur khas jengki yang sangat populer pada periode transisi pascakolonial ini menyimpan memori kolektif yang sangat berharga bagi perjalanan politik dan perjuangan bangsa Indonesia.

Menurut penuturan Budhi Santoso yang sudah mendiami rumah tersebut sejak tahun seribu sembilan ratus delapan puluh untuk menemani istri mendiang, bangunan ikonik di pusat kota ini pernah menjadi saksi bisu pertemuan penting para tokoh bangsa.

"Because rumah ini adalah rumah bersejarah. Pak Karno, Sri Sultan Hamengkubuwono, Pak Hatta dan yang lain termasuk ayahnya Bapak Prabowo yang sekarang Presiden pernah ke sini. Buktinya ada," katanya.

Meskipun enggan mengonfirmasi nilai nominal secara mendetail, dirinya memberikan kisi-kisi bahwa nilai transaksi properti di kawasan strategis tersebut menyentuh angka miliaran rupiah mengingat lokasinya yang berada tepat di jantung kota.(*)Rumah Pahlawan Nasional yang juga rektor pertama Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Dr Sardjito yang berada di Jalan Cik di Tiro, Terban, Kemantren Gondokusuman, Kota Yogyakarta dijual, Rabu (13/5/2026). Foto: Panji/kumparanRumah Pahlawan Nasional yang juga rektor pertama Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Dr Sardjito yang berada di Jalan Cik di Tiro, Terban, Kemantren Gondokusuman, Kota Yogyakarta dijual, Rabu (13/5/2026). Foto: Panji/kumparanRumah Pahlawan Nasional yang juga rektor pertama Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Dr Sardjito yang berada di Jalan Cik di Tiro, Terban, Kemantren Gondokusuman, Kota Yogyakarta dijual, Rabu (13/5/2026). Foto: Panji/kumparan

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung