Repelita Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) secara resmi mengumumkan pergantian nama kereta api Argo Bromo Anggrek yang melayani rute Gambir menuju Surabaya Pasarturi pulang pergi menjadi nama yang lebih sederhana yaitu KA Anggrek mulai tanggal 9 Mei 2026 mendatang.
Pengumuman penting yang mengejutkan para pelanggan setia kereta api ini disiarkan melalui akun media sosial resmi KAI di platform X dengan nama pengguna @KAI121 pada hari Selasa, 5 Mei 2026 tepat pukul 13.00 WIB dengan slogan "Nama Baru, Semangat Baru".
ADVERTISEMENT
Adanya perubahan nama dari KA Argo Bromo Anggrek menjadi KA Anggrek ini terjadi hanya berselang delapan hari setelah kereta api tersebut mengalami Peristiwa Luar Biasa Hebat (PLH) dengan Kereta Rel Listrik (KRL) di wilayah Stasiun Bekasi Timur pada hari Senin, 28 April 2026.
Menurut penjelasan resmi dari manajemen PT KAI, kereta api Argo Bromo Anggrek akan mulai menggunakan nama barunya sebagai KA Anggrek pada hari Sabtu, 9 Mei 2026 mendatang setelah melalui serangkaian proses evaluasi internal.
"Mulai 9 Mei 2026, KA Argo Bromo Anggrek hadir dengan identitas baru menjadi KA Anggrek," ungkap KAI dalam pernyataan resmi yang diunggah di akun media sosialnya.
PT KAI kemudian menjelaskan lebih lanjut bahwa pergantian nama ini bukan sekadar perubahan identitas semata, melainkan sebagai wujud komitmen perusahaan untuk terus memberikan layanan terbaik dalam setiap perjalanan bersama kereta api.
"Seperti anggrek yang terus tumbuh dan beradaptasi, perjalanan pun selalu membawa semangat baru," tulis KAI dengan nada puitis dalam unggahan pengumuman tersebut.
Meskipun nama kereta berubah secara resmi, PT KAI memastikan bahwa para pelanggan yang telah memesan tiket KA Argo Bromo Anggrek untuk keberangkatan pada tanggal 9 Mei 2026 mendatang tetap akan menjadi penumpang sah dari KA Anggrek tanpa perlu mengganti tiket.
Sebagai sebuah jejak langkah dan catatan sejarah, PT KAI menuliskan alasan filosofis mengapa KA Argo Bromo Anggrek berubah nama menjadi KA Anggrek.
Perusahaan menyebut bahwa penyederhanaan nama dari Argo Bromo Anggrek bukan berarti meninggalkan sejarah yang telah terukir, tetapi justru mematangkan warisan yang sudah lama melekat dalam perjalanan masyarakat Indonesia.
Poin penting lainnya adalah filosofi bunga anggrek yang tidak pernah menunggu tanah yang sempurna untuk tumbuh karena ia selalu menemukan caranya sendiri untuk bertahan hidup di lingkungan apapun.
Anggrek juga memiliki karakter bertumpu pada tempat tumbuhnya tanpa mengambil alih, dekat dengan lingkungan sekitar tanpa merusak, lembut namun tidak rapuh, serta tenang tapi tidak lemah.
Di situlah makna sebenarnya dari nama Anggrek menemukan bentuknya yang paling sempurna sebagai sebuah nama yang membawa keanggunan, ketangguhan, dan kepercayaan bagi setiap penumpang dalam setiap perjalanan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok