Berita, Nasional

[BREAKING NEWS] DPR RI Cecar Kalapas Cibinong Terkait Fasilitas Mewah dan Dugaan Keistimewaan Tahanan Ferdy Sambo CS

Repelita.net

28 September 2026 20:20 WIB • 106 view

[BREAKING NEWS] DPR RI Cecar Kalapas Cibinong Terkait Fasilitas Mewah dan Dugaan Keistimewaan Tahanan Ferdy Sambo CS
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Komisi XIII DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat panas bersama jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan serta Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong Wisnu Hani Putranto pada Senin, 28 September 2026.

Pertemuan tersebut sengaja dilangsungkan guna mendalami skandal fasilitas hunian mewah kediaman dinas serta dugaan keistimewaan bagi sejumlah warga binaan yang sempat menjadi temuan sidak Ombudsman RI.

ADVERTISEMENT

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif mempertanyakan hilangnya sejumlah barang bukti mewah seperti sofa, pendingin ruangan atau AC, hingga foto meja secara mendadak setelah sidak berlangsung.

Menjawab cecaran legislator, Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto mengakui bahwa dirinya yang memerintahkan pembersihan tersebut karena barang-barang itu bukan merupakan inventaris resmi milik negara.

Wisnu mengungkapkan penanggung jawab rumah dinas yang diisi fasilitas terlarang tersebut merupakan Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban, namun pejabat yang bersangkutan absen dalam rapat karena alasan sakit demam.

Kegeraman dewan semakin memuncak setelah mengetahui bahwa area vital sekitar rumah dinas ternyata sengaja tidak dilengkapi fasilitas kamera pengawas atau CCTV selama tiga tahun masa kepemimpinan Wisnu.

Sorotan tajam juga diarahkan pada penempatan Kepala Seksi Binadik Yosep yang justru mendapat promosi jabatan di Lapas Cibinong setelah sebelumnya gagal mengantisipasi kaburnya tujuh tahanan narkoba di Rutan Salemba.

Pihak parlemen meminta agar penataan internal rutan dilakukan secara objektif berdasarkan sistem merit, serta menuntut pengusutan tuntas secara transparan atas keterlibatan oknum petugas jika terbukti menerima suap.

Dewan juga mendesak agar warga binaan berdana kuat seperti Jimmy Masrin, Ferdy Sambo, hingga mantan Walikota Bekasi Pipis Effendi yang terbukti menyalahgunakan fasilitas diberikan sanksi pemindahan ke Nusa Kambangan.

Seluruh jalannya interogasi mendalam serta desakan reformasi tata kelola lembaga pemasyarakatan ini ditayangkan secara langsung melalui video dokumentasi siaran berita pada kanal YouTube Metro TV.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung