Berita, Nasional

Aksi di DPR Memanas, Mahasiswa Usung Nisan Simbol Matinya Supremasi Sipil

Repelita.net

20 June 2026 14:53 WIB • 654 view

Aksi di DPR Memanas, Mahasiswa Usung Nisan Simbol Matinya Supremasi Sipil
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Gelombang massa mahasiswa dari berbagai kampus di Jakarta tumpah ruah di kawasan gedung DPR RI, Gatot Subroto, pada Jumat (19/6/2026).

Kelompok yang hadir meliputi aliansi dari Universitas Trisakti, Universitas Esa Unggul, Universitas Mercu Buana, serta elemen Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

ADVERTISEMENT

Massa yang mengenakan almamater berwarna biru tersebut memulai long march dari arah Senayan Park sekitar pukul 16.00 WIB sembari mengoperasikan mobil komando.

Mereka membentangkan spanduk berisi ungkapan kekecewaan terhadap kebijakan pemerintah saat ini di sepanjang jalan menuju parlemen.

Aksi tersebut menarik perhatian publik ketika seorang peserta dari Universitas Esa Unggul membawa nisan kayu sebagai simbol perlawanan.

Nisan tersebut bertuliskan pesan: 'Disini Disemayamkan Supermasi Sipil. Lahir Dari Perjuangan Rakyat, Wafat Saat Rakyat Diminta Percaya. Tetapi Tidak Diberi Ruang Untuk Mengawasi'.

Para pimpinan aksi terus membakar semangat peserta melalui orasi dan pembacaan sumpah mahasiswa sebagai bentuk perjuangan nyata.

"Kami Mahasiswa Indonesia bersumpah, bertanah air satu: tanah air tanpa penindasan," seru pimpinan aksi di tengah perjalanan menuju gedung DPR.

"Kami Mahasiswa Indonesia bersumpah, berbangsa yang gandrung akan keadilan. Kami Mahasiswa Indonesia bersumpah, berbahasa satu: bahasa tanpa kebohongan," tambah mereka.

Kegiatan itu memuncak saat ribuan suara mahasiswa bergema melintasi kepadatan lalu lintas di kawasan Senayan dengan mengulang kembali sumpah mereka.

"Kami Mahasiswa Indonesia bersumpah, bertanah air satu: tanah air tanpa penindasan! Kami Mahasiswa Indonesia bersumpah, berbangsa satu: bangsa yang gandrung akan keadilan! Kami Mahasiswa Indonesia bersumpah, berbahasa satu: bahasa tanpa kebohongan!" ucap mereka dengan lantang.

Aksi unjuk rasa ini menjadi peringatan tegas bagi para wakil rakyat bahwa gerakan pemuda akan terus mengawal hak sipil masyarakat.

Massa dipastikan bertahan di depan gedung parlemen hingga hari beranjak petang untuk melanjutkan rangkaian orasi politik mereka. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung