Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Tolak Dialog dengan AS, Iran: Selama Ramadan Kami Tak Berbicara dengan Setan!

Visual Iran-AS-Israel, pemimpin Iran di kanan

Repelita Teheran - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa pintu dialog dengan Amerika Serikat tertutup rapat dan tidak akan dibuka dalam waktu dekat.

Pernyataan tersebut disampaikan Araghchi saat menjawab pertanyaan PBS News mengenai kemungkinan pemimpin tertinggi yang baru, Mojtaba Khamenei, membuka ruang negosiasi atau gencatan senjata.

"Masih terlalu dini bagi beliau untuk memberikan komentar apa pun. Namun saya rasa isu berbicara atau bernegosiasi kembali dengan Amerika tidak akan masuk dalam agenda kami. Anda tahu, kami memiliki pengalaman yang sangat pahit ketika berbicara dengan Amerika," kata Araghchi.

Ia mengingat kembali perang selama 12 hari pada Juni lalu, ketika fasilitas nuklir Iran diserang militer Israel dan Amerika tepat di tengah proses perundingan yang sedang berlangsung antara Teheran dan Washington.

Araghchi juga menyoroti putaran terbaru perundingan nuklir di Jenewa pada akhir Februari yang sempat digambarkan kedua belah pihak sebagai dialog serius dan konstruktif dengan mediasi Oman.

Namun menurut Araghchi, hasil manis perundingan itu berakhir pahit setelah Amerika memilih jalur kekerasan.

"Setelah tiga putaran negosiasi, bahkan tim Amerika sendiri mengatakan bahwa kami telah mencapai kemajuan besar. Namun tetap saja mereka memutuskan untuk menyerang kami. Karena itu, saya tidak berpikir pembicaraan dengan Amerika akan kembali menjadi agenda kami," tambahnya.

Keputusan menutup pintu dialog dengan Amerika mendapat dukungan luas dari masyarakat Iran.

Di jalanan Teheran hingga linimasa media sosial, narasi perlawanan menguat dan menunjukkan solidaritas terhadap kepemimpinan baru.

Mereka berbondong-bondong turun ke jalan menyatakan dukungan kepada Ayatollah Mojtaba Khamenei untuk membalas kematian para syuhada dalam agresi Amerika-Israel.

"Selama bulan Ramadhan, kami tidak berbicara dengan setan," demikian pernyataan warga Iran yang tersebar luas di berbagai platform media sosial.

Araghchi menegaskan bahwa terpilihnya Mojtaba Khamenei yang relatif muda sebagai pemimpin tertinggi adalah simbol keberlanjutan sikap perlawanan terhadap Amerika Serikat dan Israel.

Ia juga menyebut bahwa langkah ini sekaligus menjadi upaya menjaga stabilitas domestik di tengah gempuran musuh.

Terkait gangguan besar pasokan minyak dunia, Araghchi membantah bahwa Iran menjadi biang keladi.

"Ini bukan kesalahan kami. Ini juga bukan rencana kami," katanya.

Ia menjelaskan bahwa produksi dan distribusi minyak terganggu karena serangan Israel dan Amerika terhadap Iran yang membuat kawasan tidak aman.

"Itulah sebabnya kapal tanker dan kapal-kapal lain takut melintas di Selat Hormuz," ujarnya.

Araghchi menegaskan bahwa Iran tidak pernah menutup selat strategis tersebut.

Ia juga menyalahkan Israel dan Amerika atas ketidakstabilan yang melanda kawasan.

"Dampaknya sangat besar, bukan hanya bagi kami, tetapi juga bagi seluruh kawasan, bahkan kini bagi komunitas internasional," katanya.

Saat ditanya apakah Iran sengaja membatasi pasokan minyak dengan menyerang fasilitas energi di kawasan, Araghchi menegaskan bahwa semua tindakan Iran adalah murni pembelaan diri.

"Kami sedang menghadapi tindakan agresi yang jelas-jelas ilegal. Apa yang kami lakukan adalah tindakan pembelaan diri, yang sah dan dibenarkan," ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa Teheran telah memberi peringatan kepada negara-negara kawasan jauh sebelum konflik melebar.

"Jika Amerika menyerang kami, sementara kami tidak bisa menjangkau wilayah Amerika, maka kami harus menyerang pangkalan mereka di kawasan, fasilitas mereka, instalasi mereka, serta aset-aset mereka. Akibatnya, perang bisa meluas ke seluruh kawasan. Dan kami tidak bertanggung jawab atas hal itu," kata Araghchi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved