Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Konflik AS-Israel vs Iran Guncang Penerbangan Global: Ruang Udara Ditutup, Maskapai Besar Batalkan Ratusan Penerbangan

 Serangan Gabungan AS-Israel Picu Krisis Aviasi,  Maskapai Dunia Batalkan Ribuan Penerbangan

Repelita Jakarta - Serangan militer gabungan Amerika Serikat serta Israel terhadap Iran pada Sabtu 28 Februari 2026 memicu eskalasi konflik yang mengguncang stabilitas Timur Tengah sekaligus mengganggu lalu lintas penerbangan internasional secara signifikan.

Aksi balasan rudal dari Iran membuat wilayah udara di atas Iran Irak Kuwait Israel dan Bahrain hampir sepenuhnya kosong dari aktivitas pesawat komersial.

Beberapa negara seperti Israel Iran Irak Bahrain Qatar Kuwait serta Yordania segera menutup ruang udara mereka demi alasan keselamatan penerbangan.

Data awal dari Cirium mencatat hampir empat puluh persen penerbangan menuju Israel dibatalkan sementara sekitar enam koma tujuh persen penerbangan di kawasan Timur Tengah secara keseluruhan juga terdampak pembatalan.

Ledakan terdengar di berbagai kota Teluk termasuk Doha Qatar yang menjadi lokasi pangkalan militer terbesar Amerika Serikat serta Abu Dhabi dan Dubai di Uni Emirat Arab.

Situasi ini semakin meredupkan harapan penyelesaian diplomatik atas perselisihan nuklir Iran dengan negara-negara Barat.

Kawasan Timur Tengah merupakan koridor penerbangan penting penghubung Eropa dan Asia yang semakin vital sejak konflik Rusia-Ukraina memaksa maskapai menghindari wilayah udara kedua negara tersebut.

Akibat konflik terbaru maskapai terpaksa mengalihkan rute sehingga waktu penerbangan menjadi lebih panjang dan konsumsi bahan bakar meningkat drastis.

Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa EASA merekomendasikan agar seluruh maskapai Eropa menghindari melintasi wilayah udara yang terlibat dalam operasi militer.

British Airways membatalkan penerbangan ke Tel Aviv dan Bahrain hingga tiga Maret serta menangguhkan sementara layanan ke Amman.

Lufthansa dari Jerman menghentikan penerbangan ke dan dari Dubai pada akhir pekan serta menangguhkan rute Tel Aviv Beirut dan Oman hingga tujuh Maret.

Air France dan Iberia juga membatalkan penerbangan ke Tel Aviv serta Beirut sementara Wizz Air menghentikan operasional ke Israel Dubai Abu Dhabi dan Amman hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Emirates menyatakan sejumlah penerbangan mereka terdampak penutupan ruang udara sementara flydubai menghentikan operasional sepenuhnya pada hari Sabtu.

Qatar Airways serta Kuwait Airways turut menangguhkan penerbangan sementara waktu dan Turkish Airlines membatalkan sejumlah rute ke destinasi Timur Tengah.

KLM dari Belanda mempercepat penghentian layanan Amsterdam-Tel Aviv dan membatalkan penerbangan yang dijadwalkan pada hari tersebut sementara Air India serta maskapai India lainnya menghentikan penerbangan ke kawasan tersebut.

Pakar keselamatan penerbangan menilai dampak terhadap industri aviasi bersifat langsung dan sangat fluktuatif tergantung perkembangan konflik.

Jika eskalasi berlanjut tidak tertutup kemungkinan evakuasi massal maupun penutupan sementara bandara-bandara utama di kawasan Teluk yang dapat mengacaukan jalur transit global.

Penumpang serta maskapai diperkirakan masih menghadapi gelombang pembatalan dan pengalihan rute hingga keamanan di Timur Tengah kembali stabil sepenuhnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved