Repelita Yerusalem - Otoritas Israel menutup total akses ke Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur hingga hari ke-delapan pada Sabtu 7 Maret 2026 sehingga tak seorang pun Muslim diperbolehkan memasuki kawasan suci tersebut apalagi melaksanakan ibadah.
Kantor berita Palestina Wafa melaporkan bahwa penutupan ini menyebabkan tempat suci ketiga umat Islam itu benar-benar sepi dari jemaah Salat Tarawih maupun Salat Jumat selama periode tersebut.
Padahal biasanya ratusan ribu umat Islam memadati Masjid Al Aqsa setiap pelaksanaan Salat Tarawih dan Salat Jumat di bulan Ramadan.
Pasukan Israel memblokir seluruh pintu masuk sehingga jemaah yang hendak beribadah dicegah sepenuhnya dari beberapa gerbang utama.
Durasi penutupan Masjid Al Aqsa secara penuh ini belum diketahui secara pasti hingga kapan akan berlangsung.
Penutupan tersebut bertepatan dengan pemblokiran akses ke Tepi Barat yang diberlakukan pasukan Israel beberapa jam setelah serangan besar-besaran gabungan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran.
Pada hari Jumat kemarin Israel kembali melarang pelaksanaan Salat Jumat di Masjid Al Aqsa untuk pekan ketiga berturut-turut.
Otoritas pendudukan sangat jarang memberlakukan penutupan total Masjid Al Aqsa pada hari Jumat sejak pendudukan Yerusalem pasca-perang Arab-Israel tahun 1967 dan hanya terjadi lima kali selama periode tersebut.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

