Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Iran Siapkan Semua Skenario Pasca-Kematian Khamenei: Serangan Rudal Massal ke Teluk dan Peringatan Keras ke AS-Israel

Rudal Iran guncang kawasan Teluk

Repelita Teheran - Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menyatakan bahwa negaranya telah siap sepenuhnya menghadapi segala bentuk ancaman dari Israel maupun Amerika Serikat.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah gelombang serangan rudal dan drone besar-besaran yang dilancarkan Iran ke berbagai negara di kawasan Teluk.

Menurut kutipan dari saluran televisi negara Iribnews pada Minggu, 1 Maret 2026, Bagher Ghalibaf mengatakan kami telah mempersiapkan diri untuk semua skenario dan bahkan rencana telah dibuat untuk setelah kemartiran Imam Khamenei.

Ucapan itu menunjukkan bahwa Teheran tidak hanya menyiapkan respons militer langsung melainkan juga telah menyusun mekanisme kepemimpinan pasca peristiwa besar.

Iran mengklaim telah membentuk struktur transisi yang kuat guna menjaga kesinambungan kekuasaan di bawah tekanan eksternal yang meningkat.

Serangan Iran ke kawasan Teluk mencatat angka yang sangat signifikan dengan ratusan proyektil diluncurkan dalam waktu singkat.

Uni Emirat Arab menjadi sasaran utama dengan 137 rudal balistik ditambah 209 drone yang dilepaskan menuju wilayahnya.

Qatar menerima 66 rudal sementara Bahrain terkena 45 rudal serta 9 drone tambahan.

Meskipun sebagian besar proyektil berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara negara-negara Teluk volume serangan tetap menimbulkan kekhawatiran mendalam di kawasan.

Skala operasi tersebut menegaskan bahwa Iran tidak lagi membatasi tekanan hanya pada Israel melainkan juga melibatkan negara-negara Teluk dalam perhitungan strategisnya.

Pesan yang disampaikan melalui serangan massal itu menunjukkan bahwa Teheran siap memperluas front konfrontasi jika dianggap perlu.

Kawasan Teluk memiliki posisi krusial karena mengendalikan jalur perdagangan energi global dan menampung pangkalan militer asing.

Eskalasi di wilayah tersebut berpotensi mengganggu stabilitas pasokan minyak dunia serta memengaruhi ekonomi internasional secara luas.

Negara-negara Teluk langsung meningkatkan kewaspadaan dengan mengaktifkan seluruh sistem pertahanan udara dan mempererat koordinasi keamanan regional.

Di sisi lain Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf melontarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat dan Israel.

Ia menyatakan kepada penjahat keji dan semua agen mereka kalian telah melanggar garis merah kami.

Nada pernyataan itu mencerminkan pergeseran sikap politik Teheran yang semakin tegas dan tidak lagi menahan diri.

Bagher Ghalibaf juga menyinggung pembentukan Dewan Kepemimpinan dengan mengatakan anda akan melihat bahwa dengan terbentuknya Dewan Kepemimpinan otoritas akan terbentuk di antara masyarakat dan para pejabat.

Pernyataan tersebut dimaksudkan untuk meyakinkan publik domestik bahwa struktur kekuasaan tetap stabil meski menghadapi ancaman berat dari luar.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump merespons melalui akun Truth Social dengan nada yang sama-sama keras.

Ia menulis jika Iran menyerang dengan keras hari ini kita akan membalas dengan kekuatan yang belum pernah terlihat sebelumnya.

Ancaman balasan tersebut memperjelas bahwa Washington tidak akan mentolerir serangan terhadap kepentingannya tanpa tindakan tegas.

Retorika konfrontatif dari kedua belah pihak semakin mempersempit ruang bagi upaya diplomasi di kawasan.

Volume serangan rudal dan drone yang masif menandakan bahwa konflik telah berpindah dari tahap ancaman verbal ke operasi militer skala besar.

Pasar energi global kini memantau perkembangan dengan cermat karena potensi gangguan pasokan minyak dari Teluk sangat nyata.

Negara-negara Teluk berada dalam posisi sulit karena harus menyeimbangkan keamanan nasional dengan hubungan diplomatik terhadap kekuatan besar.

Teheran melalui pernyataan parlemen dan aksi militernya berupaya mempertegas bahwa tekanan eksternal tidak akan menggoyahkan fondasi negaranya.

Dinamika ketegangan ini terus berkembang dengan cepat dan belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda dalam waktu dekat.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved