Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Iran Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-9 Reaper AS di Bandar Abbas, Selat Hormuz Ditutup untuk Kapal Amerika

 

Repelita Bandar Abbas - Mengejutkan media Iran baru baru ini merilis rekaman video yang diduga menampilkan puing puing drone canggih milik Amerika Serikat jenis MQ-9 Reaper yang ditembak jatuh oleh sistem pertahanan Iran di Bandar Abbas.

Rekaman yang diterbitkan Viory pada Sabtu 14 Maret 2026 itu memperlihatkan puing puing drone yang masih terbakar di lokasi jatuhnya pesawat tak berawak tersebut.

Satu baterai tampak bertuliskan Made in USA yang menunjukkan asal usul komponen drone yang berhasil diidentifikasi oleh pihak Iran.

Namun demikian pihak AS belum memberikan keterangan resmi terkait insiden di Bandar Abbas pada saat berita ini ditayangkan sehingga masih simpang siur informasinya.

Hal ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa angkatan laut dan udara Iran telah dihancurkan dalam operasi militer yang dilancarkan.

Menteri Pertahanan Pete Hegseth juga menyatakan bahwa Iran tidak memiliki pertahanan udara maupun laut yang efektif setelah dihantam serangan bertubi-tubi.

Drone MQ-9 Reaper merupakan senjata penting Amerika Serikat yang mampu terbang sejauh 1.200 mil selama lebih dari 40 jam ketika menjalani misinya di kawasan konflik.

Drone tersebut juga dapat membawa empat senjata sekaligus dengan akurasi tinggi yang mematikan.

Disitat laporan berbagai media termasuk Timur Tengah drone itu diklaim pernah menewaskan Jenderal Top Iran Qassem Soleimani pada tahun 2020 di Irak.

Tak hanya itu Drone MQ-9 Reaper juga dikenal sebagai senjata mahal karena dibanderol dengan harga 64 juta dollar AS atau sekitar Rp880 miliar per unitnya.

Keberhasilan Iran menembak jatuh drone mahal ini menjadi pukulan telak bagi militer AS yang selama ini mengandalkan kemampuan udara tanpa awak tersebut.

Sementara itu Anggota Dewan Pengampunan Iran Mohsen Rezaee menegaskan bahwa Selat Hormuz tertutup bagi kapal kapal Amerika Serikat atau AS yang ingin melintas.

Pernyataan itu dilontarkan Mohsen di tengah memanasnya situasi perang AS-Israel versus Iran yang telah memasuki hari ke-16 tanpa henti.

"Selat Hormuz tidak akan dibuka, tidak ada kapal Amerika yang berhak masuk teluk persia. Kehadiran Amerika di teluk persia telah menjadi penyebab utama ketidakamanan selama 50 tahun terakhir, tanpa penarikan Amerika dari Teluk Persia dan tanpa pengendalian selat Hormuz oleh negara negara kawasan tersebut khususnya kami dan Oman yang berada di kedua sisinya, keamanan tidak akan pernah tercapai," ujar Mohsen pada Sabtu 14 Maret 2026.

Ia menambahkan bahwa Iran mengajukan sejumlah syarat jika perang melawan AS ingin berakhir dengan kesepakatan damai.

"Kami akan melihat akhir perang ketika, pertama kami telah mendapatkan kembali semua kerugian kami dari Amerika dan kedua kami telah memperoleh jaminan 100 persen untuk masa depan," tandasnya menegaskan sikap Iran.

Penutupan Selat Hormuz ini berdampak besar pada pasar energi global mengingat jalur tersebut dilalui sekitar 20 persen minyak dunia.

Harga minyak mentah Brent melonjak hingga mencapai level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir akibat kekhawatiran pasokan.

Negara-negara pengimpor minyak mulai merasakan dampak inflasi yang semakin berat akibat kenaikan harga energi yang signifikan.

Indonesia sebagai negara pengimpor minyak juga merasakan dampak dari lonjakan harga ini dengan meningkatnya beban subsidi energi.

Pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan situasi dan menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga energi dalam negeri.

Masyarakat diimbau untuk tidak panik dan tetap menggunakan energi secara bijak di tengah situasi global yang tidak menentu.

Konflik yang telah memasuki hari ke-16 ini terus berlanjut dengan intensitas tinggi tanpa tanda-tanda akan segera mereda dalam waktu dekat.

Dunia internasional terus memantau perkembangan situasi yang semakin kompleks dan berpotensi memicu krisis energi global yang lebih luas.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved