Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Iran Janji Balas Maut: Rudal Canggih Siap Luncurkan Senjata Rahasia yang Paling Mengerikan Hancurkan AS-Israel Usai Gugurnya Khamenei

 

Repelita Jakarta - Jenderal Korps Garda Revolusi Islam Iran Ebrahim Jabbari mengeluarkan peringatan keras kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump serta Israel bahwa Teheran akan memberikan balasan yang sangat mengerikan sebagai respons atas serangan yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Jabbari menegaskan bahwa Iran telah mempersiapkan rudal-rudal paling canggih dan mutakhir yang belum pernah digunakan sebelumnya untuk menghadapi agresi dari Washington dan Tel Aviv.

Menurutnya serangan awal yang dilakukan beberapa hari terakhir hanyalah memanfaatkan stok rudal lama sementara senjata paling kuat masih disimpan dan siap dikerahkan sekarang juga.

Pernyataan tersebut disampaikan Jabbari pada Senin 2 Maret 2026 di mana ia menekankan bahwa Trump harus memahami bahwa Iran dilengkapi dengan peralatan militer terdepan untuk melawan dalam jangka waktu panjang.

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf juga menyampaikan ancaman serupa dengan bersumpah akan melancarkan serangan balasan yang dahsyat terhadap Amerika Serikat dan Israel meskipun negara sedang berduka atas wafatnya Khamenei.

Ghalibaf menegaskan bahwa struktur kekuatan serta stabilitas Iran tetap utuh dan telah menyiapkan rencana transisi kepemimpinan secara matang tanpa mengganggu kemampuan bertahan.

Ia secara terbuka memperingatkan Trump dan Netanyahu bahwa keduanya telah melanggar garis merah Iran sehingga harus menanggung konsekuensi yang sangat mahal atas tindakan tersebut.

Ghalibaf menyatakan bahwa pukulan balasan akan begitu menyakitkan hingga membuat pihak lawan memohon ampun dan fantasi mereka untuk bertahan hanya akan berlangsung beberapa hari saja.

Iran terus mengintensifkan aksi balasan dengan meluncurkan ribuan rudal serta drone ke wilayah Israel dan pangkalan militer Amerika di Timur Tengah sebagai bagian dari janji membuat musuh menyesal atas pembunuhan Khamenei.

Juru bicara militer Iran Ebrahim Zolfaghari menegaskan bahwa meskipun Pemimpin Tertinggi telah gugur jutaan rakyat Iran tetap berdiri teguh melawan musuh dan tidak akan pernah tunduk.

Zolfaghari menyatakan pada Senin 2 Maret 2026 bahwa Iran mungkin terluka tetapi akan membuat Amerika Serikat serta rezim Zionis menyesal melalui keteguhan serta dukungan penuh dari rakyatnya.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menjelaskan bahwa Teheran telah belajar dari kekalahan militer Amerika di Irak serta Afghanistan selama dua dekade terakhir sehingga pemboman di ibu kota tidak memengaruhi kemampuan perang.

Araqchi menegaskan bahwa sistem pertahanan mosaik terdesentralisasi memungkinkan Iran menentukan sendiri kapan serta bagaimana perang akan diakhiri dikutip dari Tasnim News pada Senin 2 Maret 2026.

Sebagai respons terhadap agresi gabungan AS-Israel Iran meluncurkan Operasi Janji Sejati 4 dengan serangan rudal dan drone skala besar terhadap target di Israel serta pangkalan AS di kawasan tersebut.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani secara tegas menolak segala tawaran negosiasi dengan Amerika Serikat maupun Israel di tengah perang yang sedang berlangsung.

Larijani menyatakan pada Senin 2 Maret 2026 bahwa Teheran tidak akan berunding dengan syarat apa pun dan pemboman akan terus berlanjut tanpa henti meskipun Pemimpin Tertinggi telah syahid.

Ia juga mengkritik Presiden Trump karena mengubah kebijakan America First menjadi Israel First sehingga mengorbankan tentara AS demi kepentingan Israel.

Gerakan perlawanan Lebanon Hizbullah secara resmi bergabung dalam perang balas dendam terhadap Israel setelah pembunuhan Ayatollah Khamenei dengan meluncurkan rudal serta drone ke pangkalan militer di selatan Haifa pada Minggu malam.

Hizbullah menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan pembelaan sah terhadap Lebanon serta rakyatnya sekaligus respons terhadap agresi berulang dari rezim Zionis dan Amerika.

Iran serta sekutunya menyatakan posisi perang total tanpa ampun dengan menolak segala bentuk kompromi serta mempersiapkan eskalasi lebih lanjut hingga musuh membayar harga yang ditentukan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved