Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Dugaan Markup Bahan Baku MBG Picu Keracunan Massal, Kepala Badan Gizi Nasional Dilaporkan ke Bareskrim

 

Repelita Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana dilaporkan ke Bareskrim Polri pada Rabu empat Maret dua ribu dua puluh enam atas dugaan adanya penggelembungan harga bahan baku dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang diduga menyebabkan keracunan massal pada anak-anak di sejumlah daerah.

Pelaporan itu dilakukan oleh Barisan Rakyat Nusantara Baranusa langsung di kantor Bareskrim Polri Jakarta dengan Ketua Umum Baranusa Adi Kurniawan sebagai pelapor utama.

Adi Kurniawan menegaskan bahwa praktik markup bahan baku program MBG terjadi di berbagai wilayah dan menjadi penyebab utama insiden keracunan makanan yang menimpa banyak anak penerima manfaat.

Iya kami melaporkan Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana terkait dugaan mark-up di sejumlah daerah yang menyebabkan banyaknya anak keracunan.

Pihak Baranusa membawa sejumlah dokumen sebagai bukti pendukung laporan tersebut dan mendesak kepolisian untuk melakukan penyelidikan mendalam terhadap seluruh pelaksanaan program MBG agar kasus ini dapat diungkap secara tuntas serta pelaku dapat dimintai pertanggungjawaban hukum.

Fajar Ramadhan selaku Tim Kuasa Hukum Baranusa menyatakan bahwa pola markup bahan baku ini berulang kali terjadi dan tersebar luas di banyak daerah sehingga sangat mengkhawatirkan karena langsung mengancam keselamatan anak-anak sebagai penerima utama program tersebut.

Program ini menyangkut masa depan generasi bangsa. Jangan sampai ada yang bermain-main dengan anggaran atau kualitas bahan makanan.

Ia menambahkan bahwa hingga kini belum ada pertanggungjawaban hukum yang jelas terkait insiden keracunan tersebut sehingga pihaknya mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan kelalaian dalam pengelolaan program secara menyeluruh dan tegas.

Selain masalah keamanan pangan tim kuasa hukum juga menyoroti tata kelola dapur MBG di tingkat daerah dengan meminta pengelolaan program dilakukan secara transparan dan profesional tanpa celah bagi praktik curang termasuk dugaan pemotongan anggaran serta markup distribusi makanan.

Laporan ini menjadi perhatian serius mengingat program Makan Bergizi Gratis dirancang untuk meningkatkan gizi anak secara gratis namun justru diduga disalahgunakan sehingga menimbulkan dampak buruk yang signifikan terhadap kesehatan anak-anak penerima manfaat.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved