Repelita Jakarta - Pasukan Khusus Akhmat Chechnya menyatakan kesiapan bergabung membantu Iran menghadapi agresi militer Amerika Serikat serta Israel.
Komandan unit tersebut Letnan Jenderal Apti Alaudinov menyampaikan dukungan penuh melalui video yang viral di media sosial.
Ia menggambarkan situasi di Timur Tengah sebagai kondisi mengerikan namun memuji ketangguhan rakyat Iran sebagai sosok heroik.
Alaudinov menegaskan bahwa jika kepemimpinan memutuskan ia siap membawa pasukannya untuk bertempur langsung melawan Amerika Serikat dan Israel.
Komandan itu menyatakan kesiapan berangkat secepatnya ke Iran guna menangkis potensi serangan darat pasukan Amerika Serikat.
Menurutnya Iran harus didukung dengan segala kemampuan yang dimiliki untuk memperkuat posisi mereka dalam konflik.
Alaudinov memperingatkan bahwa keberhasilan agresi terhadap Iran akan membuat Rusia menjadi target berikutnya.
Ia menekankan perlunya memperkuat persatuan dalam negeri karena Rusia pasti akan menjadi korban lanjutan jika Iran jatuh.
Alaudinov menyebut konflik ini sebagai perang antara tentara Antikristus Dajjal dan tentara Tuhan yang harus dihadapi dengan tekad penuh kesadaran.
Ia juga menyoroti dukungan Barat terhadap Ukraina selama empat tahun dengan memasok senjata untuk melawan Rusia.
Alaudinov menyatakan bahwa senjata Amerika serta Eropa telah membunuh selama periode tersebut dan menguji kemampuan NATO termasuk Israel terhadap Rusia.
Pasukan Khusus Akhmat Chechnya dikenal sebagai unit elit di bawah komando otoritas Rusia dengan pengalaman tempur panjang.
Unit ini sering disebut Kadyrovites dan merupakan bagian dari Garda Nasional Rusia khususnya Resimen Motorisasi Khusus ke-141.
Mayoritas personel beragama Islam dengan loyalitas tinggi serta taktik tempur agresif dalam pertempuran jarak dekat dan serangan mendadak.
Pasukan Akhmat aktif dalam operasi tempur di Ukraina bersama militer Rusia dan kerap mengunggah video aksi di media sosial.
Unit ini menjadi sorotan global karena kemampuan gerilya serta peperangan yang dimiliki banyak personel Chechnya.
Alaudinov juga menjabat sebagai wakil kepala direktorat utama militer politik Angkatan Bersenjata Rusia.
Setelah ketegangan antara Grup Wagner dan Kementerian Pertahanan Rusia pada tahun 2023 pasukan Akhmat menandatangani kontrak resmi untuk peran strategis di garis depan.
Pernyataan Alaudinov mencerminkan dukungan tegas terhadap Iran di tengah eskalasi konflik Timur Tengah yang sedang berlangsung.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

