
Repelita Jakarta - Ustadz Hilmi Firdausi melalui akun X @Hilimi28 pada tujuh belas Februari dua ribu dua puluh enam mengeluarkan kecaman tajam terhadap rencana acara Itwill University Study Tour yang akan digelar oleh kreator konten Itwill atau Kakak Itwill di enam kota besar Indonesia.
Ia menyatakan bahwa baru saja masyarakat dikejutkan dengan penemuan jenazah siswa SMP yang dibunuh temannya karena tidak terima diputuskan hubungannya kini idola para boti ini akan mengadakan tur keliling kota.
Hilmi Firdausi menegaskan Wal'iyadzubillah dan meminta agar mulai saat ini dihentikan normalisasi pemberian panggung kepada para boti meskipun hanya untuk hiburan atau kegiatan sejenis.
Menurutnya bahaya dari hal tersebut sudah sangat meresahkan masyarakat dan berpotensi mengundang murka Allah sehingga perlu tindakan tegas untuk mencegahnya.
Ia menanyakan kapan Indonesia bisa meniru Rusia dalam melarang eljibiti sebagai bentuk sikap tegas terhadap fenomena yang dianggap menyimpang.
Kecaman tersebut muncul sehubungan dengan jadwal acara Itwill yang mencakup Jakarta Bandung Yogyakarta Malang Surabaya dan Bali pada akhir April hingga awal Mei dua ribu dua puluh enam dengan penjualan tiket telah dimulai sejak tiga belas Februari dua ribu dua puluh enam.
Unggapan Hilmi Firdausi mendapat perhatian luas di media sosial dan menjadi salah satu suara kritis yang menolak normalisasi konten serta acara semacam itu di tengah masyarakat Indonesia.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok.

