
Repelita Washington DC - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuduh pendahulunya Barack Obama telah membuka informasi rahasia negara setelah menyatakan keberadaan makhluk luar angkasa dalam sebuah wawancara podcast yang kemudian viral di media sosial .
Berbicara kepada wartawan di dalam pesawat kepresidenan Air Force One dalam perjalanan menuju Georgia pada Kamis (19/2/2026), Trump menyebut Obama telah melakukan kesalahan besar dengan mengungkap informasi yang seharusnya bersifat rahasia dan tidak boleh diketahui publik .
"Dia memberikan informasi rahasia, dia seharusnya tidak melakukan itu," kata Trump kepada awak media, "Dia membuat kesalahan besar, dia mengeluarkannya dari status rahasia, tidak, saya tidak punya pendapat soal itu, saya tidak pernah membicarakannya, banyak orang yang membicarakannya, banyak orang yang percaya itu" .
Trump juga menyatakan dirinya "mungkin akan membebaskannya dari masalah dengan mendeklasifikasi" informasi tersebut, namun tidak menjelaskan secara spesifik informasi apa yang dimaksud ketika menuduh Obama membocorkan materi rahasia negara .
Pernyataan Obama yang memicu polemik tersebut disampaikan dalam podcast bersama pembawa acara Brian Tyler Cohen yang dipublikasikan pada Sabtu (14/2/2026), saat menjawab pertanyaan cepat tentang apakah alien benar-benar ada .
"Mereka nyata, tapi saya belum pernah melihatnya, dan mereka tidak disimpan di Area 51, tidak ada fasilitas bawah tanah, kecuali memang ada konspirasi besar dan itu disembunyikan dari Presiden Amerika Serikat," ujar Obama dalam podcast tersebut .
Area 51 sendiri merupakan fasilitas rahasia Angkatan Udara AS yang terletak di Groom Lake, Nevada selatan, yang selama bertahun-tahun menjadi pusat berbagai teori konspirasi terkait alien dan UFO .
Meski demikian, fungsi resmi yang diakui pemerintah AS hanyalah sebagai lokasi pengujian pesawat militer dan teknologi penerbangan, termasuk pesawat mata-mata U-2 pada era 1950-an dan kemudian pesawat siluman B-2 .
Menanggapi viralnya pernyataan tersebut, Obama mengunggah klarifikasi di akun Instagram resminya pada keesokan harinya, Minggu (15/2/2026), menjelaskan bahwa komentarnya disampaikan dalam suasana sesi tanya jawab singkat .
"Secara statistik, alam semesta ini begitu luas sehingga kemungkinan adanya kehidupan di luar sana cukup besar, namun jarak antar tata surya sangat jauh sehingga kemungkinan kita telah dikunjungi alien sangat kecil, dan saya tidak melihat bukti selama masa kepresidenan saya bahwa makhluk luar angkasa pernah melakukan kontak dengan kita, sungguh!" tulis Obama dalam klarifikasinya .
Ketika ditanya apakah dirinya pernah melihat bukti keberadaan alien, Trump mengaku tidak tahu dan menyatakan, "Saya tidak tahu apakah mereka nyata atau tidak" .
Belakangan, Trump mengumumkan melalui media sosialnya bahwa ia akan menginstruksikan Menteri Pertahanan Pete Hegseth dan badan-badan terkait untuk mulai merilis file pemerintah yang berkaitan dengan alien dan benda terbang tak dikenal karena adanya minat publik yang kuat terhadap isu tersebut .
Dalam beberapa tahun terakhir, Pentagon memang telah meningkatkan investigasi terhadap laporan UFO, dan para pemimpin militer senior menyatakan pada tahun 2022 bahwa mereka tidak menemukan bukti yang menunjukkan alien pernah mengunjungi Bumi atau mendarat di sini .
Laporan Pentagon tahun 2024 mengungkapkan bahwa investigasi pemerintah AS sejak Perang Dunia II tidak menemukan bukti keberadaan teknologi luar angkasa, dan sebagian besar penampakan merupakan kesalahan identifikasi objek dan fenomena biasa .
Situs Arsip Nasional AS juga mencatat memiliki dokumen terkait UFO di berbagai koleksi, namun tidak ada yang mengonfirmasi keberadaan makhluk luar angkasa yang pernah melakukan kontak dengan manusia .(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

