Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Ramai Parpol Serukan Prabowo 2 Periode Tapi Tak Sepaket dengan Gibran, Ini Alasan Wapres "Ditinggal"

Dunia Sambut Kemenangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024, 15 Pimpinan Negara  Ucapkan Selamat - IMCNEWS

Repelita Jakarta - Dukungan dari sejumlah partai politik agar Presiden Prabowo Subianto menjabat dua periode sudah semakin ramai meskipun kepemimpinannya baru berlangsung kurang dari dua tahun.

Partai-partai tersebut belum secara terbuka mengusung kembali Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden pendamping Prabowo pada Pilpres 2029 hingga 2034.

Peneliti politik senior Lili Romli menilai hal tersebut wajar karena partai koalisi merasa berkewajiban moral memberikan dukungan lanjutan kepada Prabowo.

Menurut Lili Romli rasa ewuh pakewuh atau tidak enak hati menjadi alasan utama mengapa partai koalisi enggan menolak jika Prabowo maju lagi.

Status petahana dengan tingkat popularitas tinggi membuat Prabowo memiliki peluang menang jauh lebih besar dibandingkan calon baru.

Lili Romli menyatakan partai khawatir blunder jika memaksakan mendukung figur lain karena tidak ada calon presiden dengan daya tarik setara Prabowo.

Kontroversi seputar pencalonan Gibran pada Pilpres 2024 masih menjadi beban berat yang dihindari partai agar tidak merusak elektabilitas mereka.

Citra negatif yang melekat pada kinerja Gibran di mata publik juga menjadi pertimbangan serius bagi partai pendukung pemerintah.

Setiap partai tampaknya lebih memilih mengusung kader sendiri atau tokoh lain sebagai calon wakil presiden untuk mendampingi Prabowo.

Pengamat politik Jojo Rohi menilai Gibran belum masuk radar sebagai pasangan Prabowo pada kontestasi 2029.

Jojo Rohi menyebut pernyataan dukungan dua periode tanpa menyebut Gibran menjadi sinyal politik bahwa posisinya tidak lagi otomatis.

Gibran dinilai lemah secara politik karena belum memiliki kendaraan partai yang solid dan kuat.

Menurut Jojo Rohi kemungkinan terbesar Gibran hanya bisa menumpang Partai Solidaritas Indonesia atau PSI.

Langkah PSI yang terlalu agresif justru berisiko menjadi bumerang dan membuat Gibran dianggap musuh bersama oleh partai koalisi lain.

Partai Kebangkitan Bangsa menyatakan dukungan penuh kepada Prabowo untuk dua periode berdasarkan kepuasan terhadap kinerja pemerintahan.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menegaskan komitmen minimal dua periode namun belum membahas calon wakil presiden sama sekali.

Partai Amanat Nasional juga mendukung Prabowo melanjutkan agar program-program pemerintahan dapat terealisasi secara maksimal.

Wakil Ketua Umum PAN Eddy menyatakan penentuan pasangan capres-cawapres memerlukan pertimbangan kerja sama elektoral dan dukungan optimal.

Eddy secara pribadi lebih memilih Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan sebagai pendamping Prabowo pada 2029 meski belum menjadi sikap resmi partai.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved