Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Polemik Tol Jogja-Solo Seksi II Memanas: Warga Tuntut Kepastian Lahan dan Amdal Sebelum Konstruksi Dilanjutkan

 

Repelita Jakarta - Polemik pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi II kembali memanas setelah warga Dusun Sembego dan Dusun Ringinsari di Kalurahan Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, menyampaikan empat tuntutan utama kepada kontraktor sebelum pekerjaan konstruksi dilanjutkan.

Warga menekankan bahwa pemenuhan keempat tuntutan tersebut menjadi syarat mutlak guna menjamin kepastian hukum serta rasa aman bagi masyarakat yang terdampak langsung oleh proyek tersebut.

Tuntutan pertama adalah penyelesaian sertifikat hak milik atas sisa lahan yang masih dimiliki warga setelah sebagian tanahnya digunakan untuk jalur tol.

Selain itu warga juga menuntut keterbukaan penuh terhadap dokumen analisis mengenai dampak lingkungan atau Amdal agar semua pihak memahami risiko yang mungkin timbul.

Warga meminta dibuatnya kajian ilmiah independen terkait dampak proyek serta pelaksanaan sosialisasi secara menyeluruh kepada seluruh masyarakat yang akan tinggal berdampingan dengan jalan tol tersebut.

Salah satu warga Dusun Ringinsari bernama Impi Astawati menyatakan bahwa keempat tuntutan itu sebelumnya telah disepakati bersama oleh kontraktor PT Daya Mulia Turangga namun hingga kini belum ada realisasi nyata.

Ia mengungkapkan keresahannya setelah melihat aktivitas pekerja proyek di dekat rumahnya pada Selasa 3 Februari 2026 meskipun kesepakatan belum dipenuhi.

Menurut Impi para pekerja mengklaim hanya sedang memindahkan alat berat namun ia langsung menjelaskan bahwa kesepakatan dengan warga belum dijalankan sepenuhnya.

Situasi menjadi tegang ketika dirinya direkam menggunakan ponsel oleh salah satu pihak dan tak lama kemudian muncul seseorang yang diduga pimpinan proyek.

Orang tersebut memotret Impi lalu menelepon seseorang sambil menyatakan bahwa ia akan dilaporkan ke polisi dan ditangkap.

Impi menegaskan dirinya sama sekali tidak menolak pembangunan tol melainkan hanya meminta sosialisasi lanjutan serta kejelasan informasi yang transparan.

Ia juga merasa cemas setelah mendengar kabar adanya penambahan kebutuhan lahan sekitar dua meter yang ditandai dengan pemasangan patok secara tiba-tiba di depan rumahnya.

Warga Dusun Sembego Jaka Purwanto menyampaikan hal serupa bahwa ketidakpastian informasi proyek semakin membuat masyarakat gelisah dan tidak tenang.

Menurutnya pertemuan antara warga dan kontraktor yang digelar pada Senin malam 2 Februari 2026 belum menghasilkan kesepakatan apa pun.

Jaka mempertanyakan mengapa muncul isu penambahan lahan baru sementara masalah sebelumnya masih belum terselesaikan secara tuntas.

Ia menilai proyek strategis nasional seharusnya menjadi teladan dalam pembangunan yang mengutamakan aspek kemanusiaan dan keadilan bagi warga terdampak.

Sejak tahap awal warga telah merasakan dampak negatif berupa debu tebal serta kebisingan tinggi akibat aktivitas proyek di sekitar pemukiman mereka.

Keluhan tersebut telah disampaikan kepada bupati DPRD kabupaten hingga dinas lingkungan hidup setempat namun belum mendapat respons memadai.

Deputi Proyek Manajer PT Daya Mulia Turangga Arfi Zulham menegaskan bahwa hingga saat ini konstruksi di Padukuhan Sembego dan Ringinsari belum pernah dimulai sama sekali.

Ia menjamin pengerjaan tidak akan dilaksanakan sebelum seluruh proses pembebasan lahan selesai secara lengkap dan sesuai prosedur.

Menurut Arfi sosialisasi telah dilakukan berkali-kali sejak tahun 2024 termasuk di kantor kalurahan setempat.

Terkait isu penambahan lahan ia menyatakan belum menerima informasi resmi dan masih berkoordinasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen lahan.

Soal Amdal Arfi menjelaskan bahwa kewenangan sepenuhnya berada di tangan pihak Jasa Marga sebagai pengelola utama proyek.

Mengenai dugaan intimidasi terhadap warga ia mengaku belum mendapatkan laporan apa pun sehingga informasi tersebut belum sampai kepadanya.

Polemik Tol Jogja-Solo Seksi II ini masih berlangsung dengan harapan warga agar ada komunikasi terbuka serta kejelasan menyeluruh sebelum proyek benar-benar dilanjutkan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved