Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

[MENOHOK] Arief Rasyad Kritik MBG: Prioritaskan Sepatu dan Tas Pelajar Miskin Sebelum Makan Gratis

 

Repelita Jakarta - Influencer Arief Rasyad menyampaikan kritik pedas terhadap program Makan Bergizi Gratis yang sering digaungkan Presiden Prabowo Subianto sebagai pencapaian utama pemerintahan.

Ia menekankan bahwa pemerintah seharusnya lebih dulu memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar pendidikan bagi pelajar dari keluarga kurang mampu sebelum melaksanakan program makan bergizi secara menyeluruh di seluruh wilayah.

Kritik tersebut muncul menyusul viralnya kisah Marselinus Beke atau Arsen seorang siswa SDI Golo Lambo di Desa Golo Lambo Kecamatan Satar Mese Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur.

Arsen menjadi perhatian publik karena tetap rajin bersekolah meskipun menggunakan sepatu yang sudah bolong dan rusak parah.

Arief Rasyad menulis Gak usah MBG MBGan deh yang kayak gini aja dulu pemerintah benerin sebagai respons langsung terhadap kondisi Arsen yang memprihatinkan.

Ia menambahkan Kalau yang begini sudah gak ada lagi baru deh MBG boleh sehingga menunjukkan urutan prioritas yang menurutnya lebih logis.

Arief Rasyad menilai persoalan mendasar seperti ketersediaan perlengkapan sekolah layak harus menjadi fokus utama sebelum program makan bergizi diterapkan secara luas.

Ia menyarankan jika program Makan Bergizi Gratis tetap ingin dijalankan bersamaan dengan perbaikan kebutuhan dasar maka pelaksanaannya sebaiknya dimulai secara terbatas di wilayah tertinggal terluar dan terpencil.

Kalau mau jalan secara simultan ya sudah MBG-nya mulai dari 3T aja ujarnya dengan tegas sebagai solusi yang lebih tepat sasaran.

Arief Rasyad juga mengkritik penyaluran program tersebut yang dinilai kurang selektif karena diberikan kepada anak-anak dari keluarga mampu.

Menurutnya anak dari keluarga berkecukupan seharusnya tidak menerima bantuan makan siang karena kebutuhan tersebut dapat ditanggung sepenuhnya oleh orang tua mereka.

Dan ya sudah lah ortunya aja yang mikirin masalah makan siangnya katanya menegaskan bahwa program harus lebih fokus pada kelompok yang benar-benar membutuhkan.

Meski berasal dari keluarga petani dengan ekonomi terbatas Arsen tetap menunjukkan semangat tinggi dalam menuntut ilmu dan dikenal sebagai siswa berprestasi di sekolahnya.

Kondisi ibunya yang sedang sakit semakin memperburuk situasi keluarga namun tidak menyurutkan niat Arsen untuk terus bersekolah.

Kepala SDI Golo Lambo Tomy menyatakan rasa prihatin mendalam terhadap kondisi Arsen sehingga ia memberikan bantuan berupa sepatu serta tas baru sebagai wujud dukungan langsung.

Kisah Arsen menjadi simbol ketangguhan pelajar di daerah terpencil sekaligus pengingat bagi pemerintah untuk lebih peka terhadap kebutuhan dasar pendidikan sebelum memperluas program bergizi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved