
Repelita Jakarta - Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Harimau Jokowi, Saiful Huda Ems, melontarkan kritik tajam kepada Presiden ke-7 Joko Widodo dengan menyebut bahwa pernyataan-pernyataan mantan kepala negara tersebut kerap tidak sejalan dengan realitas yang terjadi di lapangan.
"Apa yang dikatakan Jokowi seringkali jauh dari realitasnya," kata Saiful melalui keterangan tertulis pada Kamis (12/2/2026).
Saiful membeberkan sejumlah contoh konkret yang dinilainya sebagai bukti ketidaksesuaian antara ucapan dan kenyataan, mulai dari janji pemesanan enam ribu unit mobil Esemka, kasus dugaan ijazah palsu yang hingga kini masih bergulir, ketidaksesuaian data investor Ibu Kota Nusantara, hingga praktik politik dinasti yang disebutnya semakin menguat selama masa kepemimpinan Jokowi.
Namun yang menarik, kata Saiful, meskipun pidato-pidato Jokowi kerap tidak selaras dengan realitas, justru selalu mampu membangkitkan harapan besar di kalangan para pendukung setianya.
Menurut mantan relawan yang pernah menjadi bagian dari mesin pendukung Jokowi ini, pola tersebut merupakan ciri khas manipulator dalam menguasai pikiran dan emosi publik.
"Seperti itulah manipulator bekerja, menguasai pikiran dan emosi publik," ujar Saiful.
Ia mengingatkan publik agar memiliki kontrol diri yang kuat dalam menyikapi setiap pernyataan yang dilontarkan tokoh publik, termasuk Jokowi, sehingga tidak terjebak menjadi korban manipulasi wacana.
"Sehingga kita jangan sampai menjadi korban dari omongan atau pikiran orang lain," pungkas Saiful.
Kritik dari mantan orang dalam tim pemenangan Jokowi ini menambah panjang deretan evaluasi terhadap sepak terjang mantan presiden pasca lengser dari kursi kepemimpinan nasional.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

