Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Mantan Komandan IRGC Hussein Kanani: Arab Saudi Sudah Punya Senjata Nuklir, AS dan Israel Tahu Penuh

 Eks Komandan Iran: Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, AS dan Israel Tahu

Repelita Teheran - Mantan komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran Hussein Kanani mengeklaim bahwa Arab Saudi telah memiliki senjata nuklir.

Dalam wawancara eksklusif dengan RT yang dikutip pada Kamis, 12 Februari 2026, Kanani menyatakan Amerika Serikat dan Israel sepenuhnya menyadari keberadaan senjata itu .

"Saudi Arabia shows the world that it is a non-nuclear weapons country, but the truth is the opposite. It is a nuclear country," tegasnya .

Ia mengaku mendasarkan klaimnya pada informasi intelijen yang diperoleh Iran dari negara-negara Arab lainnya .

"Ya, itu benar. Saat ini," ujarnya saat diminta mengonfirmasi bahwa Saudi telah memiliki bom nuklir .

Kanani menambahkan bahwa baik Israel maupun AS mengetahui hal itu secara penuh, bahkan diduga telah membahasnya dalam berbagai forum .

Menurutnya, Washington mengaitkan persetujuan informal atas kapabilitas nuklir Saudi dengan syarat tertentu, termasuk pengakuan terhadap Israel .

Ia mengklaim bahwa Kesepakatan Abraham antara Israel dan sejumlah negara Arab turut mencakup pengetahuan tentang status nuklir Saudi .

Meski demikian, Kanani mengakui bahwa negosiasi terkait hal itu tidak mencapai tahap lanjut .

Selain tuduhan nuklir, mantan perwira tinggi IRGC itu juga menuding badan intelijen asing seperti Mossad Israel dan CIA terlibat dalam mendukung gelombang protes antipemerintah di Iran .

Tujuan mereka, kata Kanani, bukan sekadar menggulingkan pemerintah tetapi memecah belah Iran dan mengeksploitasi situasi .

Pernyataan Kanani muncul di tengah eskalasi ketegangan antara Washington dan Teheran yang kian memanas.

Ketegangan mencuat setelah serangan udara AS terhadap fasilitas nuklir Iran pada Juni 2025 lalu .

Serangan dengan sandi Operasi Midnight Hammer itu menghantam fasilitas Fordow, Natanz, dan Isfahan .

Presiden AS Donald Trump merespons dengan pengerahan armada perang, termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln, ke kawasan Timur Tengah .

Trump menuntut Iran membatasi pengayaan uranium dan program rudal balistiknya .

Iran menegaskan telah menyelesaikan peningkatan persenjataan rudal dan mengubah doktrin militernya ke arah yang lebih ofensif .

Kanani memperingatkan bahwa jika AS melancarkan serangan, tanggapan Iran mungkin tidak langsung menyerang pangkalan Amerika.

"Jika Washington menyerang, langkah pertama Teheran mungkin tidak akan menargetkan pangkalan Amerika secara langsung. Rudal bisa diarahkan ke Israel sebagai gantinya," katanya .

Ia juga memperingatkan kemungkinan Iran menutup Selat Hormuz sebagai bentuk tekanan strategis terhadap AS .

Penutupan jalur strategis itu disebutnya mungkin tak terhindarkan sebagai respons terhadap provokasi Washington .

Kanani menegaskan Iran tidak berniat merugikan ekonomi China atau Rusia, namun kedaulatan tetap menjadi prioritas utama .

Klaim mengejutkan tentang kepemilikan nuklir Saudi ini muncul hanya berselang lima bulan setelah Riyadh dan Islamabad menandatangani Pakta Pertahanan Mutual Strategis pada 17 September 2025 .

Kesepakatan itu mewajibkan kedua negara saling membela jika salah satu diserang, dan memicu spekulasi tentang kemungkinan perpanjangan payung nuklir Pakistan untuk Saudi .

Wakil Presiden AS sebelumnya menyatakan dalam sebuah wawancara bahwa jika Iran membangun bom nuklir, Saudi bisa menjadi negara bertenaga nuklir keesokan harinya .

Saudi sendiri secara resmi tidak mengakui memiliki senjata nuklir, namun berulang kali menyatakan akan mengejar kapabilitas tersebut jika Iran berhasil memperoleh bom atom .

Hingga berita ini diturunkan, otoritas Arab Saudi maupun Amerika Serikat belum memberikan tanggapan resmi atas klaim kontroversial mantan komandan IRGC tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved