Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Kepala BGN Sebut 60 Persen Pegawai SPPG Kini Bisa Beli Motor

Kepala BGN Sebut 60 Persen Pegawai SPPG Kini Bisa Beli Motor

Repelita Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menyebut 60 persen pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi kini sudah bisa membeli motor dari hasil bekerja sebagai karyawan yang membantu menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis.

"Program MBG tidak hanya menyasar produk-produk pertanian seperti bahan baku yang memperoleh keuntungan dari MBG tetapi berdasarkan data dari perusahaan kendaraan bermotor angka penjualan sepeda motor mencapai 4,9 juta di tahun 2025 yang terdongkrak oleh MBG," katanya dalam Indonesia Economic Outlook 2026 pada Jumat 13 Februari 2026.

"Di SPPG 60 persen pegawainya bisa beli motor," ujar Dadan memaparkan dampak ekonomi program prioritas pemerintah tersebut.

Tak hanya itu melalui Program MBG kebutuhan akan semua bahan pangan juga mulai naik karena untuk satu SPPG saja untuk sekali makan membutuhkan pisang sebanyak 3.000 buah.

Petani hidroponik dan pegawai pabrik tahu juga mulai bangkit kembali karena permintaan yang meningkat drastis.

Permintaan susu juga meningkat karena satu SPPG dalam satu hari membutuhkan 450 liter susu untuk memenuhi gizi anak sekolah.

"Sudah banyak sekarang pengusaha susu yang punya cold storage yang disiapkan untuk mendukung MBG," ujar Dadan.

Ia juga menjelaskan penduduk Indonesia lahir dari orang tua yang rata-rata pendidikannya hanya sembilan tahun.

Oleh karena itu MBG menjadi penting karena 60 persen anak Indonesia tidak punya akses terhadap gizi seimbang dan tidak pernah minum susu.

"Program ini mulai mendapatkan pengakuan dari ahli ekonomi karena MBG merupakan pendekatan ekonomi baru dalam pembangunan di Indonesia," paparnya.

"Belum pernah ada ekonomi di Indonesia yang mendorong pertumbuhan produksi sekaligus menjamin pembelian," tegas Dadan.

Dadan juga menyampaikan bahwa investasi pada ekonomi merupakan salah satu cara mewujudkan perekonomian yang pintar.

Oleh karena itu BGN kini berperan dalam dua hal yakni menciptakan permintaan dan menjamin pembelian dari seluruh produk yang ada.

"BGN sekarang berperan dalam dua hal menciptakan demand yang diberi makna sama tetapi makanan yang diberikan kepada penerima manfaat adalah makanan yang belum pernah mereka makan," ucapnya.

"Sekaligus menjamin pembelian dari seluruh produk yang ada dengan MBG ini lapangan kerja diciptakan karena satu SPPG membutuhkan 50 orang dan harus ada pemasok," jelas Dadan.

Menurutnya melalui MBG tumbuh wirausaha-wirausaha baru yang meningkatkan produktivitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah lokal.

Program MBG terbukti tidak hanya meningkatkan gizi anak tetapi juga menggerakkan roda perekonomian nasional dari berbagai sektor.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok





Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved