Repelita Jakarta - Pengacara Roy Suryo Abdul Gafur Sangadji menanggapi kritik dari Ketua Barisan Rakyat Nusantara Relly Reagen yang mempertanyakan mengapa Roy Suryo bersama Bonatua Silalahi tidak meneliti keabsahan ijazah presiden-presiden sebelumnya selain Joko Widodo
Menurutnya penelusuran terhadap ijazah Jokowi tidak dilakukan secara sembarangan melainkan didasari oleh adanya indikasi kuat yang menunjukkan potensi ketidakabsahan
Kita mempersoalkan sesuatu itu kan karena berangkat dari indikasi tidak mungkin ada api kalau nggak ada asap kata Gafur dalam program Interupsi bertajuk Dari Ijazah Digugat Hingga Isu Daulat Rakyat di iNews pada Kamis tanggal 12 Februari 2026
Gafur menegaskan bahwa sebelum mempertanyakan ijazah presiden lain terlebih dahulu harus dilihat apakah terdapat indikasi palsu pada ijazah mantan presiden tersebut atau tidak
Ia menjelaskan bahwa hampir seluruh presiden sebelumnya memiliki rekam jejak pendidikan yang jelas dan tidak menimbulkan keraguan serius dari masyarakat
Kita urut dari Pak Karno Pak Karno jelas Kemudian Pak Harto Pak Harto jelas ijazahnya cuma SD dan dia bangga dengan itu Kemudian beralih kepada Pak Habibie Pak Habibie ijazahnya jelas dari Jerman kemudian beralih kepada Pak Gus Dur Gus Dur ijazahnya jelas dari luar negeri ujarnya
Gafur melanjutkan bahwa Megawati pernah kuliah di Fakultas Psikologi UI namun tidak selesai dan secara terbuka menyatakan dirinya lulusan SMA sehingga status pendidikannya tidak diragukan
Ia menambahkan Susilo Bambang Yudhoyono memiliki ijazah dari Akademi Militer sedangkan Prabowo Subianto juga memiliki ijazah dari Akmil yang tercatat dengan baik
Menurut Gafur yang menjadi fokus penelitian adalah ijazah Joko Widodo karena data yang tersedia di Polda Metro Jaya hingga saat ini belum membuktikan bahwa ijazah tersebut sah dan asli
Yang dipertanyakan adalah Pak Joko Widodo ketika diklaim ijazahnya dari UGM semua data-data hari ini yang ada di Polda Metro Jaya belum menunjukkan bahwa ijazah Pak Joko Widodo adalah ijazah yang sah dan asli yang didapatkan katanya
Sebelumnya Relly Reagen menyayangkan sikap Bonatua Silalahi yang hanya fokus meneliti ijazah Jokowi tanpa menyentuh ijazah mantan presiden atau kepala daerah lainnya demi keadilan yang lebih merata
Relly menilai langkah Bonatua seperti memberikan surat ke KPU dan mengajukan gugatan sudah sesuai prosedur namun penelitian seharusnya dilakukan secara menyeluruh terhadap semua pemimpin
Ia menekankan bahwa penelitian yang lebih luas akan membuat proses tersebut terlihat lebih adil dan tidak bersifat selektif
Gafur menyimpulkan bahwa pendekatan penelitian terhadap ijazah Jokowi didasari bukti awal yang kuat sehingga tidak perlu diperluas ke presiden lain yang rekam jejak pendidikannya telah jelas dan tidak bermasalah(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

