Repelita Jakarta - Presiden ke-7 Joko Widodo secara tegas menyatakan dukungan agar pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka melanjutkan kepemimpinan hingga dua periode.
Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat ditemui di kediamannya di Solo Jawa Tengah pada Jumat 30 Januari 2026 dengan jawaban singkat namun jelas bahwa Prabowo-Gibran harus dua periode.
Wacana tersebut memicu beragam respons dari berbagai tokoh dan partai politik baik dari dalam maupun luar koalisi pemerintahan.
Ganjar Pranowo dari PDI Perjuangan memilih tidak memberikan tanggapan mendalam terkait dukungan Jokowi tersebut.
Menurut Ganjar isu politik 2029 masih terlalu jauh sehingga saat ini lebih penting fokus pada masalah kerakyatan yang mendesak.
Ia mengajak semua pihak mengalihkan perhatian pada penanganan bencana alam pengelolaan sampah serta akses pendidikan bagi generasi muda.
Ganjar menekankan bahwa nasib anak-anak bangsa dan saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah jauh lebih prioritas daripada wacana kontestasi mendatang.
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji menyatakan bahwa partainya sepenuhnya berkonsentrasi mendukung visi dan target pemerintahan Prabowo-Gibran.
Sarmuji menilai kunci keberlanjutan kepemimpinan terletak pada kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah saat ini.
Ia yakin kerja solid dari seluruh elemen pendukung akan membuat visi Presiden tercapai sehingga kepercayaan publik semakin kuat.
Partai Golkar berkomitmen mengawal setiap program hingga tuntas sebagai bentuk dukungan penuh terhadap agenda pembangunan nasional.
Dari Partai Demokrat Sekretaris Jenderal Herman Khaeron menyikapi wacana tersebut dengan tetap tenang dan fokus pada tugas mendesak.
Herman menegaskan bahwa Demokrat memprioritaskan membantu Presiden Prabowo menghadapi tantangan ekonomi sosial serta politik yang kompleks.
Menurutnya dukungan dari pihak lain seperti Jokowi merupakan bagian wajar dalam dinamika demokrasi.
Namun prioritas utama partainya adalah memastikan semua program pemerintahan berjalan sukses tanpa terganggu isu politik jangka panjang.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

