:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/trends/foto/bank/originals/JOKOWI-REKARNAS-PSI-Presiden-ke-7-Joko-Widodo-Jokowi-saat-ditemui-di-Rakernas-PSI.jpg)
Repelita Jakarta - Erizal menyampaikan perasaannya setelah menyaksikan pidato mantan Presiden Joko Widodo dalam acara Rakernas PSI.
Erizal mengungkapkan rasa kasihan melihat pidato heroik yang disampaikan mantan Presiden Joko Widodo dan beredar di beranda akun media sosialnya.
Ia mempertanyakan apakah orang lain memiliki perasaan yang sama atau justru hanya dirinya sendiri yang merasakan hal tersebut.
Menurut Erizal, pidato tersebut terlihat dipaksakan terutama pada detik-detik akhir atau puncak pidato.
Erizal mencatat bahwa mantan Presiden Joko Widodo sampai keseleo lidah mengucapkan kalimat bekerja "meti-metian" untuk PSI padahal menggunakan teks.
Erizal mengamati bahwa ketika di-zoom terlihat sekali wajah mantan Presiden Joko Widodo tidak dalam keadaan sehat walafiat dalam pidato itu.
Namun Erizal menyebutkan bahwa mantan Presiden Joko Widodo tetap bersemangat dan mengatakan masih sanggup untuk turun ke bawah.
Erizal mengutip pernyataan mantan Presiden Joko Widodo yang berteriak dengan suara lantang tentang kesanggupannya datang ke seluruh provinsi, kabupaten/kota, bahkan hingga ke kecamatan.
Erizal juga mengutip penegasan mantan Presiden Joko Widodo di akhir pidato tentang kebutuhan negara akan partai yang baik dan politik kebaikan.
Pengamatan Erizal ini menjadi catatan tersendiri dalam memaknai penampilan publik mantan Presiden Joko Widodo pasca-masa jabatannya berakhir.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

