Repelita Jakarta - PT Hutama Karya Persero sebagai Badan Usaha Milik Negara melakukan perubahan susunan dewan komisaris dengan menunjuk Denny Abdi sebagai Komisaris Utama menggantikan mantan Panglima TNI Yudo Margono.
Penetapan Denny Abdi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Pemegang Saham Nomor 126 Tahun 2026 serta SK054DIDAMDO2026 yang ditandatangani pada 13 Februari 2026.
Selain pergantian Komisaris Utama pemegang saham juga menambah satu posisi komisaris baru yaitu Mukri sehingga jumlah anggota dewan komisaris kini bertambah menjadi tujuh orang.
Perombakan tidak hanya terjadi di level komisaris melainkan juga menyentuh jajaran direksi di mana Moeharmein Zein Chaniago diberhentikan dari jabatan Wakil Direktur Utama dan digantikan oleh Sugeng Rochadi.
Denny Abdi bukanlah figur yang asing dalam lingkungan pemerintahan karena saat ini ia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri.
Sebelum menduduki posisi tersebut Denny Abdi pernah bertugas sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Sosialis Vietnam.
Karier di dunia diplomatiknya dimulai sejak bergabung dengan Kementerian Luar Negeri pada tahun 1995 sehingga telah menjalani pengabdian panjang di berbagai posisi strategis.
Beberapa jabatan penting yang pernah diembannya antara lain Direktur Asia Tenggara di Kementerian Luar Negeri serta asisten juru bicara Presiden untuk urusan hubungan internasional yang mendampingi Dino Patti Djalal selama periode 2005 hingga 2007.
Denny Abdi juga sempat menjadi asisten Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Imron Cotan pada tahun 2007 hingga 2008.
Selain itu ia pernah bertugas di Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York sebagai sekretaris pertama selama periode 2008 hingga 2012.
Alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Andalas ini terus membangun rekam jejak kuat di bidang diplomasi dan kebijakan luar negeri Indonesia.*
Editor: 91224 R-ID Elok

