
Repelita Depok - Universitas Indonesia mendapat dorongan besar dalam upaya meningkatkan prestasi di kancah pendidikan dunia.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan komitmen pemerintah memberikan bantuan dana sebesar seratus miliar rupiah untuk mendukung Universitas Indonesia mencapai peringkat seratus besar universitas terbaik dunia.
Langkah ini merupakan respons langsung terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan UI segera menembus jajaran elit global.
Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya di sela-sela acara wisuda Universitas Indonesia di Kampus Beji Depok pada Sabtu 14 Februari 2026.
Ia menjelaskan bahwa Presiden memberikan target ambisius agar UI naik ke peringkat di bawah seratus dalam waktu sesingkat mungkin.
Purbaya menyatakan "Presiden minta UI meningkatkan peringkat ke bawah 100, dalam waktu secepat-cepatnya. Sebagai Menteri Keuangan, saya menggunakan target tersebut sebagai landasan untuk memperkuat dukungan pendanaan bagi UI."
Berdasarkan QS World University Ranking terbaru Universitas Indonesia saat ini berada di posisi seratus delapan puluh sembilan dunia.
Meskipun posisi tersebut sudah kompetitif lonjakan signifikan ke bawah seratus memerlukan peningkatan masif di bidang fasilitas riset kolaborasi internasional serta publikasi ilmiah.
Dana seratus miliar rupiah tersebut akan disalurkan melalui program Lembaga Pengelola Dana Pendidikan untuk mendukung berbagai inisiatif strategis UI.
Rektor Universitas Indonesia Heri Hermansyah menyambut positif komitmen tersebut dan menyebut dana itu sebagai bahan bakar utama bagi percepatan internasionalisasi.
Heri menyatakan "Kami akan mendorong kerja sama internasional di berbagai tingkatan fakultas. Pak Purbaya membantu mewujudkan itu melalui pendanaan ini, sehingga ranking dunia kita bisa terangkat signifikan."
Program internasionalisasi mencakup peningkatan riset bersama peneliti global pertukaran mahasiswa serta publikasi di jurnal bereputasi tinggi.
Dengan dukungan dana kuat dari pemerintah serta keselarasan visi antara akademisi dan eksekutif jalan menuju peringkat seratus besar dunia bagi Universitas Indonesia kini semakin terbuka lebar.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

