Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Bus Jatuh 300 Meter ke Sungai Trishuli: 19 Tewas Termasuk WNA, 25 Luka Berat di Jalur Maut Nepal

 Sedikitnya 19 orang tewas setelah bus yang mereka tumpangi jatuh ke jurang sedalam 300 meter di jalur Pokhara-Kathmandu. (Foto: EPA)

Repelita Kathmandu - Kecelakaan maut kembali menelan korban jiwa dalam jumlah besar ketika sebuah bus penumpang kehilangan kendali dan terjun ke dalam jurang hingga jatuh ke dasar sungai.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Senin dua puluh tiga Februari dua ribu dua puluh enam dini hari waktu setempat di Distrik Dhading Nepal.

Bus tersebut sedang melaju dari kota wisata Pokhara menuju ibu kota Kathmandu ketika tiba-tiba tergelincir di tikungan tajam khas wilayah pegunungan.

Juru bicara kepolisian setempat Shailendra Thapa mengungkapkan bus keluar dari jalur utama dan terjun bebas ke jurang sedalam tiga ratus meter sebelum mendarat di aliran Sungai Trishuli yang deras.

Kondisi bus dilaporkan ringsek parah nyaris tak berbentuk lagi akibat hantaman keras dari ketinggian ekstrem tersebut.

Sedikitnya sembilan belas orang tewas seketika di lokasi kejadian sementara dua puluh lima penumpang lainnya mengalami luka-luka serius dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Sang sopir bus juga ikut tewas dalam insiden nahas tersebut.

Tragedi ini menambah daftar panjang kecelakaan di jalur yang dikenal sebagai jalur tengkorak karena kondisi infrastruktur jalan yang memprihatinkan.

Kurangnya perawatan jalan minimnya pembatas jalan serta kontur geografi penuh tikungan tajam ekstrem menjadikan wilayah ini rawan kecelakaan berulang.

Rute Pokhara-Kathmandu merupakan jalur favorit pelancong mancanegara sehingga korban tidak hanya warga lokal melainkan juga wisatawan asing.

Di antara sembilan belas korban tewas terdapat satu warga negara Inggris dan satu warga negara China.

Beberapa turis asing lainnya termasuk seorang warga negara Jepang berusia dua puluh enam tahun serta seorang warga negara Selandia Baru sedang berjuang pulih dari luka parah di rumah sakit.

Tim medis bekerja keras untuk menyelamatkan para penyintas yang berada dalam kondisi kritis.

Proses evakuasi dan identifikasi korban masih berlangsung di lokasi kejadian yang memiliki medan sangat sulit dijangkau.

Kecelakaan ini menjadi pengingat pahit betapa nyawa penumpang sering menjadi taruhan akibat lambannya penanganan perbaikan sarana transportasi publik.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved