Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

[BREAKING NEWS] Mengejutkan! Tiba-tiba Khamenei Muncul di Tengah Isu Perang Iran-Amerika Serikat Bantah Sembunyi di Bunker

 Potret Ilustrasi

Repelita Teheran - Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, secara tiba-tiba muncul di hadapan publik pada Sabtu (31/1/2026), di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat.

Kehadiran Khamenei ini segera menyita perhatian internasional, terutama karena sebelumnya beredar spekulasi bahwa ia bersembunyi di bunker akibat ancaman perang yang kian menguat.

Dikutip dari Associated Press, Khamenei terlihat mengunjungi kompleks makam pendiri Republik Islam Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini, di Teheran.

Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan disaksikan oleh sejumlah pejabat serta aparat keamanan.

Kemunculan Khamenei di ruang publik dinilai sebagai pesan simbolik yang kuat, baik kepada masyarakat Iran maupun kepada komunitas internasional.

Dalam beberapa hari terakhir, eskalasi ketegangan antara Teheran dan Washington meningkat tajam menyusul pernyataan-pernyataan keras dari kedua belah pihak.

Amerika Serikat menuding Iran terlibat dalam berbagai aktivitas yang dianggap mengancam stabilitas kawasan Timur Tengah, sementara Iran menilai langkah-langkah AS sebagai bentuk tekanan politik dan militer yang berlebihan.

Situasi ini memicu kekhawatiran akan kemungkinan pecahnya konflik terbuka.

Di tengah situasi tersebut, beredar kabar bahwa Khamenei memilih berlindung di bunker demi alasan keamanan.

Namun, kemunculannya di makam Ruhollah Khomeini secara tidak langsung membantah isu tersebut.

Sejumlah pengamat menilai langkah ini sebagai upaya Khamenei menunjukkan bahwa pemerintahan Iran tetap solid dan tidak gentar menghadapi tekanan eksternal.

Kunjungan ke makam Khomeini juga sarat makna historis dan ideologis.

Ruhollah Khomeini merupakan tokoh sentral Revolusi Islam 1979 yang menggulingkan monarki Iran dan membentuk sistem Republik Islam.

Dengan berziarah ke makam pendahulunya, Khamenei seolah menegaskan kesinambungan kepemimpinan dan komitmen Iran terhadap prinsip-prinsip revolusi, khususnya di saat negara itu menghadapi tantangan besar dari luar.

Sejauh ini, tidak ada pernyataan resmi yang disampaikan Khamenei terkait ancaman perang dengan Amerika Serikat.

Namun, langkah tampil di depan publik dinilai cukup untuk mengirimkan sinyal politik bahwa Iran tidak berada dalam posisi defensif ekstrem, sebagaimana yang dispekulasikan sebelumnya.

Perkembangan ini diperkirakan akan terus dipantau ketat oleh komunitas internasional.

Ketegangan Iran-AS yang kembali memanas tidak hanya berdampak pada kawasan Timur Tengah, tetapi juga berpotensi memengaruhi stabilitas global, terutama terkait keamanan energi dan jalur perdagangan internasional.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved