Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Ade Armando: Tokoh yang Temui Prabowo Agak Anti Jokowi, Bukan Oposisi Pemerintah

 

Repelita Jakarta - Komisaris PT PLN Nusantara Power Ade Armando menyoroti pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah tokoh yang selama ini dikenal vokal mengkritik pemerintahan Joko Widodo, dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Di Balik Pertemuan Prabowo dan Tokoh Kritis' pada Selasa (10/2/2026).

Tokoh-tokoh yang dimaksud Ade antara lain mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad, mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara Said Didu, serta Peneliti Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional R Siti Zuhro yang hadir di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026).

"Kan sebetulnya teman-teman Bapak (menunjuk Susno Duadji) itu, Pak Abraham Samad, Said Didu, siapa lagi? Bu Siti Zuhro dan Hersu itu sebetulnya adalah orang-orang yang mungkin mirip-mirip anda, agak anti Jokowi gitu lho," ujar Ade dalam perbincangan tersebut.

Ade menilai kehadiran para tokoh kritis tersebut bukan tanpa pertimbangan matang, melainkan buah dari seleksi ketat yang dilakukan Presiden Prabowo terhadap figur-figur yang masih dapat diajak berdialog secara intelektual.

"Saya sebut dulu milih-milih. Tapi dia nggak mau mengundang orang seperti misalnya Roy Suryo, ya, atau bahkan Rocky Gerung yang sebetulnya dulu adalah orang dekatnya Pak Prabowo kan," Ade menuturkan.

"Jadi dia kayaknya memilih orang-orang yang masih bisa diajak bicara nih, yang intelek kan," tambahnya.

Ade juga meluruskan anggapan publik yang selama ini menempatkan para tokoh tersebut sebagai bagian dari oposisi pemerintahan Prabowo Subianto saat ini.

Ia lebih memilih mendefinisikan kelompok tersebut sebagai kalangan yang selama ini kritis terhadap Presiden ke-7 Joko Widodo, bukan oposisi pemerintahan yang sah.

"Kalau saya lebih gampang lagi itu kelompok kritis terhadap Pak Jokowi ya," tandasnya.

Said Didu yang turut hadir dalam pertemuan selama hampir empat jam di Kertanegara membeberkan bahwa agenda utama diskusi adalah rencana besar pengembalian kedaulatan negara yang menurutnya telah lama dirampas oleh oligarki.

"Saya melaporkan langsung bahwa kami di luar akan menghimpun diri dalam gerakan merebut kembali kedaulatan rakyat," ujar Said Didu dalam kanal YouTube YouTuber Pejuang, Senin (2/2/2026).

"Dan saya kaget, Presiden langsung menyatakan bahwa keresahan itu juga dirasakan di dalam," tambahnya.

Said Didu menegaskan bahwa dirinya datang membawa mandat moral dari kelompok di luar pemerintahan untuk membangun gerakan independen yang tidak terafiliasi dengan kekuasaan mana pun.

"Kami bukan ternak siapa pun. Kami adalah ternak kedaulatan. Siapa pun yang merampas kedaulatan, akan kami hadapi," tegasnya.

Pertemuan Presiden Prabowo dengan para tokoh yang selama ini dikenal kritis terhadap Jokowi ini menjadi sinyal politik baru menjelang Pemilihan Presiden 2029, sekaligus menunjukkan dinamika konsolidasi kekuatan politik di luar struktur pemerintahan formal.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved