Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Zainal Arifin Mochtar Persembahkan Gelar Profesornya pada Orang Tertindas, Sudirman Said: Ungkapan Sangat Tepat

 

Repelita Yogyakarta - Pakar hukum tata negara Prof Zainal Arifin Mochtar mempersembahkan gelar profesornya kepada orang-orang tertindas dalam pidato pengukuhan sebagai Guru Besar di Universitas Gadjah Mada.

Ungkapan itu mendapat apresiasi tinggi termasuk dari eks Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said yang menyatakan kutipan tersebut sangat tepat menggambarkan perjalanan hidup Zainal Arifin Mochtar.

Sudirman Said menilai selama ini Zainal Arifin Mochtar konsisten jujur dan selalu berpihak pada kebenaran meskipun sering mengambil jalan yang tidak populer dan berisiko.

Ia menambahkan bahwa dari kampus hingga ruang publik dari kelas hingga medan advokasi ilmu yang dirawat Zainal Arifin Mochtar selalu mengarah pada penegakan akal sehat serta keadilan.

Sudirman Said menyatakan pengukuhan sebagai Guru Besar bidang hukum kelembagaan negara di UGM bukan sekadar capaian akademik melainkan peneguhan sikap hidup yang telah dijalani selama ini.

Ia berharap gelar profesor tersebut membuat langkah Zainal Arifin Mochtar semakin kuat suaranya semakin panjang serta keberpihakannya tetap utuh tanpa tergoyahkan.

Sudirman Said juga mendoakan yang terbaik bagi Zainal Arifin Mochtar serta bagi orang-orang tertindas yang dibela meskipun mungkin tidak pernah bertemu secara langsung.

Ia menuturkan semoga mereka mengetahui bahwa masih ada ilmu yang berdiri teguh di sisi mereka dalam perjuangan mencari keadilan.

Zainal Arifin Mochtar dikukuhkan sebagai Guru Besar di Balai Senat Universitas Gadjah Mada pada Kamis 15 Januari 2026.

Pidato pengukuhannya berjudul Konservatisme yang Menguat dan Independensi Lembaga Negara yang Melemah Mencari Relasi dan Mendedah Jalan Perbaikan.

Dalam kesempatan tersebut Zainal Arifin Mochtar secara khusus mempersembahkan gelar profesornya kepada orang-orang tertindas para pencari keadilan para pembaharu di tengah kesumpekan serta mereka yang ditahan secara sewenang-wenang.

Ia juga mempersembahkan gelar itu kepada teman-teman aktivis yang masih berstatus tersangka serta orang-orang yang hidup dalam keseusahan.

Zainal Arifin Mochtar menegaskan bahwa kepada merekalah ia mempersembahkan keprofesoran ini sebagai bentuk keberpihakan ilmu kepada mereka yang paling membutuhkan keadilan.

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved