
Repelita Caracas - Penduduk ibu kota Venezuela terbangun dalam kepanikan setelah serangan udara Amerika Serikat pada Sabtu dini hari yang meninggalkan jejak kehancuran di berbagai ruas jalan.
Puing-puing berserakan, dinding bangunan roboh, kendaraan berlubang akibat ledakan, serta serpihan yang diduga bagian dari rudal menjadi pemandangan mengerikan yang dibagikan salah seorang warga melalui rekaman video.
Kecemasan melanda masyarakat mengenai siapa yang akan mengambil alih pemerintahan pasca-penangkapan Nicolas Maduro oleh pasukan AS.
“Cepat atau lambat, harus ada semacam pendekatan atau rekonsiliasi antara blok yang dipimpin María Corina Machado dan Edmundo González Urrutia yang oleh banyak pihak dianggap sebagai presiden yang sah dengan pemerintah Amerika Serikat,” ujar warga yang merupakan dokter tersebut.
Seorang penduduk lain yang memilih identitasnya dirahasiakan menyatakan rasa takut yang menyelimuti kalangan sipil semakin kuat.
"Kami tidak bisa lengah, karena kapan pun Anda bisa dipenjara hanya karena berbeda pendapat dengan pemerintah dalam bentuk apa pun,” katanya.
Kekhawatiran utama kini tertuju pada bagaimana proses pergantian kekuasaan akan berlangsung di tengah ketidakpastian politik.
Perempuan tersebut mengaku awalnya yakin María Corina Machado, penerima Hadiah Nobel Perdamaian tahun sebelumnya, akan memimpin transisi.
Namun, pernyataan Presiden AS Donald Trump dalam konferensi pers menyebut wakil presiden Maduro, Delcy Rodríguez, yang akan dilantik menjadi pemimpin baru.
“Dia adalah sosok yang menakutkan dalam pemerintahan,” kata warga Caracas itu tentang Rodríguez.
“Dia menjadi otak di balik banyak taktik paling represif yang diterapkan terhadap rakyat Venezuela.”
“Saya tidak tahu seberapa masuk akal menyingkirkan Maduro tetapi tetap membiarkan mereka atau dia berkuasa,” ujarnya.
Ia juga menyebut nama Jorge Rodríguez, saudara laki-laki Delcy yang menjabat Presiden Majelis Nasional, sebagai bagian dari lingkaran kekuasaan yang sama.
Sebelumnya, Donald Trump mengumumkan melalui cuitan bahwa dirinya telah berhasil menangkap Nicolas Maduro beserta istrinya atas tuduhan keterlibatan dalam jaringan teror narkoba internasional.
Editor: 91224 R-ID Elok

