Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Pesawat IAT Hilang Kontak di Maros, 10 Orang dalam Penerbangan Yogyakarta-Makassar

 Pesawat ATR Rute Yogyakarta-Makassar Hilang Kontak di Maros, Ini  Kronologinya

Repelita Maros - Sebuah pesawat terbang milik maskapai Indonesia Air Transport dilaporkan kehilangan kontak selama dalam perjalanan menuju tujuan.

Pesawat dengan jenis ATR empat puluh dua lima ratus tersebut sedang melaksanakan penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar pada hari Sabtu tanggal tujuh belas Januari.

Insiden hilangnya kontak terjadi di wilayah sekitar Kabupaten Maros yang terletak di provinsi Sulawesi Selatan.

Pihak Bandara Adisutjipto Yogyakarta selaku bandara asal keberangkatan telah memberikan penjelasan resmi terkait proses pra-penerbangan.

General Manager bandara tersebut Wibowo Cahyono Soekadi menyatakan bahwa seluruh prosedur keberangkatan telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Prosedur pemeriksaan keamanan penumpang dan barang serta pemeriksaan kelayakan terbang pesawat diklaim telah dilakukan dengan ketat.

"Sudah kita lakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku di bandara. Kemudian di ruang tunggu, setelah itu boarding menuju ke Makassar," ujar Wibowo Cahyono Soekadi, dilansir dari Antara.

Pesawat tersebut dinyatakan lepas landas dari Bandara Adisutjipto tepat pada pukul delapan lewat delapan menit waktu setempat.

Semua tahapan pemeriksaan keamanan di titik pengawasan bandara telah dilalui sebelum pesawat tersebut melakukan tinggal landas.

"Semua prosedur dari keberangkatan sampai pemeriksaan di X-ray, di Security Check Point (SCP)-nya, sudah kita lakukan," ujar dia menambahkan.

Data manifest penerbangan menunjukkan bahwa pesawat bermuatan total sepuluh orang yang terdiri dari awak kabin dan penumpang.

Jumlah awak pesawat yang berada di dalam pesawat tersebut sebanyak tujuh orang dengan tambahan tiga orang penumpang.

"Krunya tujuh, penumpangnya tiga," ucap dia.

Pesawat dengan nomor registrasi PK-THT tersebut dikemudikan oleh seorang kapten penerbang yang bernama Andy Dahananto.

Hingga saat ini keberadaan kesepuluh orang yang berada di dalam pesawat tersebut masih belum dapat diketahui dengan pasti.

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan telah mengerahkan tim untuk melakukan operasi pencarian di lokasi yang diperkirakan.

Lokasi pencarian difokuskan pada kawasan pegunungan kapur Bantimurung yang berada di sekitar wilayah Desa Leang-leang.

Penentuan titik pencarian tersebut didasarkan pada data terakhir posisi pesawat sebelum hilang dari pantauan radar.

Desa Leang-leang saat ini telah ditetapkan sebagai posko pengendalian operasi pencarian dan pertolongan darurat.

Kawasan pegunungan kapur tersebut memiliki medan yang cukup menantang sehingga operasi pencarian memerlukan persiapan khusus.

Koordinasi antara Kementerian Perhubungan dengan Basarnas terus dilakukan untuk mempercepat proses pencarian.

Masyarakat luas terutama keluarga dari penumpang dan kru pesawat terus berharap agar seluruhnya dapat ditemukan dalam keadaan selamat.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved