Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Pengamat Soroti Utang Pinjol Rp94,85 Triliun, Sebut Pemerintah Sibuk Urusi Masalah Pandji dan Fufufafa

Repelita - Pengamat kebijakan publik Gigin Praginanto menyoroti peningkatan signifikan utang masyarakat melalui layanan pinjaman online. Pernyataan ini disampaikannya melalui akun media sosial X pribadi pada hari Minggu tanggal 11 Januari 2026, menanggapi data terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan.

Data resmi dari OJK menunjukkan bahwa pembiayaan outstanding dari industri fintech lending atau pinjol telah mencapai angka Rp94,85 triliun per November 2025. Angka yang sangat besar ini menurut Gigin merupakan indikator serius dari menurunnya daya beli masyarakat secara keseluruhan.

“Akibat daya beli merosot,” tulis Gigin Praginanto dalam cuitannya yang singkat namun bernada prihatin.

Dia mengkritik pemerintah yang dinilai terlalu fokus mengurusi persoalan-persoalan yang dianggapnya tidak mendesak. Salah satu contoh yang disebutkan adalah polemik yang melibatkan komika Pandji Pragiwaksono dengan materi komedinya yang dikaitkan dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Dan pemerintah terlalu sibuk mengurusi masalah remeh-temeh seperti banyolan Panji dan fufufafa,” tuturnya dengan nada ironis.

Pandji Pragiwaksono sendiri sebelumnya telah memberikan klarifikasi mengenai maksud dan esensi dari pertunjukan komedinya yang berjudul "Mens Rea". Dalam pernyataannya pada hari Selasa tanggal 6 Januari 2026, dia menegaskan bahwa materi tersebut tidak ditujukan untuk menyerang individu atau kelompok tertentu.

“Orang berpikir Mens Rea itu dibikin untuk nyenggol ini, nyenggol itu,” ujar Pandji Pragiwaksono menanggapi berbagai interpretasi yang beredar.

Dia justru menekankan bahwa sasaran kritik dalam pertunjukannya adalah kondisi sosial masyarakat Indonesia secara luas. Pendekatan satir yang digunakannya dimaksudkan sebagai bahan refleksi bersama atas berbagai fenomena yang terjadi di tengah masyarakat.

“Yang disenggol oleh Mens Rea, rakyat Indonesia,” tegasnya menegaskan orientasi materinya.

Sorotan Gigin Praginanto ini menggarisbawahi pentingnya pemerintah untuk memprioritaskan penanganan masalah ekonomi riil yang dihadapi masyarakat. Lonjakan utang pinjol yang mencapai hampir seratus triliun rupiah menunjukkan adanya tekanan ekonomi yang serius pada rumah tangga.

Menurunnya daya beli masyarakat dapat menjadi pemicu meningkatnya ketergantungan pada pinjaman online yang seringkali memiliki bunga tinggi. Fenomena ini berpotensi menciptakan lingkaran utang yang sulit diputus oleh masyarakat kelas menengah ke bawah.

Di sisi lain, polemik seputar konten komedi yang ramai diperbincangkan di media sosial dinilai sebagai gangguan dari fokus utama pemerintah. Menurut pengamat seperti Gigin, energi dan sumber daya negara seharusnya dialokasikan untuk mengatasi masalah-masalah substantif yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.

Keseimbangan antara menjaga kebebasan berekspresi dengan menangani urgensi ekonomi menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah. Masyarakat mengharapkan adanya langkah-langkah konkret untuk melindungi mereka dari jeratan utang dan meningkatkan daya beli yang semakin melemah.

Transparansi dan regulasi yang ketat terhadap industri fintech lending juga diperlukan untuk mencegah praktik-praktik yang merugikan konsumen. Edukasi literasi keuangan bagi masyarakat menjadi penting agar mereka tidak terjebak dalam skema pinjaman yang tidak sehat.

Pemerintah diharapkan dapat merespons dengan serius peringatan dari para pengamat mengenai kondisi ekonomi yang semakin sulit ini. Kolaborasi antara otoritas terkait diperlukan untuk menciptakan solusi komprehensif yang dapat meringankan beban masyarakat.

Masyarakat juga diimbau untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan pribadi dan menghindari pinjaman online yang tidak jelas legalitasnya. Pemahaman tentang risiko dan konsekuensi dari setiap pinjaman harus ditingkatkan untuk mencegah masalah yang lebih besar di masa depan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved