Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Pencarian Pesawat Patroli KKP di Maros Terus Diperluas KNKT Fokus Evakuasi Korban dan Belum Masuk Investigasi

 

Repelita Maros - Tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian intensif untuk menemukan lokasi jatuhnya pesawat patroli milik Kementerian Kelautan dan Perikanan yang hilang kontak di wilayah sekitar Gunung Bulusaraung Kabupaten Maros

Komite Nasional Keselamatan Transportasi menegaskan bahwa prioritas utama pada tahap ini adalah operasi pencarian dan penyelamatan korban sebelum beralih ke tahap investigasi penyebab kecelakaan

Ketua KNKT Suryanto menyatakan bahwa hingga kini pihaknya belum mampu memastikan faktor apa pun yang menjadi penyebab hilangnya pesawat tersebut

Proses pengumpulan data serta bukti di lapangan masih sangat minim sehingga belum memungkinkan untuk memberikan konfirmasi apa pun

Suryanto menjelaskan kepada awak media pada Minggu 18 Januari 2026 bahwa KNKT saat ini masih fokus membantu menemukan posisi jatuhnya pesawat

Untuk sementara KNKT akan memberikan dukungan penuh kepada Basarnas dalam pelaksanaan operasi SAR

Penyelidikan resmi baru akan dimulai setelah operasi kemanusiaan dinyatakan selesai dan seluruh korban berhasil dievakuasi

Suryanto menekankan bahwa analisis mengenai kemungkinan penyebab kecelakaan termasuk pengaruh cuaca maupun faktor teknis lainnya belum dapat dilakukan

Terkait perangkat perekam data penerbangan atau black box KNKT telah melakukan koordinasi serta briefing bersama Panglima dan tim terkait

Ia berharap apabila black box ditemukan dapat segera diamankan untuk keperluan investigasi mendalam di kemudian hari

Hingga saat ini KNKT juga belum dapat memastikan apakah pesawat tersebut menabrak tebing atau gunung karena bukti di lapangan masih terbatas

Bukti yang berhasil dikumpulkan baru berupa beberapa lembar kertas yang diduga berasal dari pesawat tersebut

Pesawat patroli tersebut dilengkapi dengan Emergency Locator Transmitter sebagai alat pemancar sinyal darurat

Namun hingga kini sinyal ELT belum terdeteksi yang kemungkinan disebabkan oleh kerusakan parah akibat benturan dengan medan gunung

Terpisah Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP Tb Haeru Rahayu membenarkan bahwa pesawat tersebut merupakan unit sewaan yang digunakan untuk kegiatan pengawasan rutin melalui jalur udara

Pesawat itu telah lama dimanfaatkan KKP sebagai pendukung pengawasan kelautan dan perikanan selain melalui kapal laut

Tb Haeru Rahayu menyatakan bahwa di dalam pesawat terdapat tiga personel KKP yang telah berhasil teridentifikasi

Sementara penumpang lainnya merupakan kru penerbangan yang bertugas mengoperasikan pesawat tersebut

Hingga berita ini disusun tim SAR gabungan masih melanjutkan penyisiran baik melalui jalur darat maupun udara di kawasan Bulusaraung(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved