:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ROASTING-GIBRAN-Komika-Tretan-Muslim-dan-Coki-Pardede.jpg)
Repelita Jakarta - Komika Pandji Pragiwaksono menyampaikan pandangannya mengenai konten kolaborasi antara Coki Pardede serta Tretan Muslim dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Konten bertajuk "Gibran Ngantuk Ya?!" - Tahan Sabar tersebut diunggah melalui kanal YouTube Tretan Universe pada Minggu 18 Januari 2026.
Pandji menilai bahwa konten itu sebenarnya memberikan framing yang positif bagi Gibran.
Menurut Pandji ada pihak yang menganggap Gibran sedang memanfaatkan situasi agar terlihat lebih baik atau justru tampak keren karena tetap tenang meski sebelumnya menjadi bahan lelucon.
Pandji menegaskan bahwa ia tidak pernah berniat menyudutkan atau menyinggung secara pribadi.
Ia melihat bahwa baik Coki maupun Muslim memahami dengan jelas bahwa Gibran tidak merasa tersinggung sehingga mereka berani mengundangnya untuk ikut serta.
Pandji mengutip ungkapan Muslim dalam salah satu konten monolognya yang menyatakan rasa resah terhadap sikap pendukung Gibran.
Muslim disebut mengatakan lu ngapain marah-marah? Gibranya aja santai. Gibran tuh santai. Lu kenapa marah-marah?
Pandji berpendapat bahwa tujuan utama kolaborasi tersebut adalah membuat para pendukung Gibran yang sebelumnya marah menjadi lebih tenang.
Ia juga mengkritik sikap sebagian pendukung yang membalas dengan menyerang anaknya secara pribadi.
Pandji menjelaskan bahwa anak Gibran sudah berusia 30 tahun sehingga termasuk dewasa sementara anaknya masih berumur 14 tahun dan masih tergolong anak-anak.
Gibran sendiri ketika tampil dalam konten itu mengaku telah menyaksikan pertunjukan Mens Rea milik Pandji yang tayang di Netflix sejak 27 Desember 2025.
Gibran menyampaikan ucapan selamat karena pertunjukan tersebut berhasil menduduki peringkat teratas mengalahkan Jujutsu Kaisen serta Stranger Things.
Ia menyatakan tidak keberatan dengan lelucon seputar ekspresi wajahnya yang sering terlihat mengantuk.
Gibran menjawab ya enggak apa-apa. Buat lucu-lucuan aja. Enggak apa-apa. Santai.
Ia menambahkan ya dari lahir bentuk bentuk matanya seperti ini mau gimana lagi.
Polda Metro Jaya telah menerima tiga laporan polisi beserta dua pengaduan masyarakat terkait materi stand up comedy berjudul Mens Rea.
Kasus yang diduga melanggar ketentuan ujaran kebencian itu masih dalam proses penyelidikan mendalam.
Penyidik telah memeriksa minimal sepuluh orang saksi serta ahli yang memiliki keterkaitan langsung dengan konten tersebut.
Pemeriksaan terhadap saksi dan ahli tambahan masih akan terus dijadwalkan guna menggali lebih jauh substansi permasalahan.
Hingga saat ini belum ada kepastian kapan Pandji Pragiwaksono akan dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai pihak terlapor (*)
Editor: 91224 R-ID Elok

