Repelita Bogor - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti adanya ancaman terhadap kedaulatan ekonomi Indonesia yang datang dari dalam negeri, khususnya dari praktik sejumlah pengusaha.
Dalam paparannya di acara Retret Persatuan Wartawan Indonesia di Rumpin, Bogor, pada Sabtu (31/1/2026), Sjafrie mengungkapkan bahwa terdapat pengusaha yang secara administratif dan legal tampak bersih, namun dalam tindakan operasionalnya justru melakukan kegiatan ilegal yang merugikan negara.
Ia menegaskan bahwa ancaman semacam ini sangat serius karena merapuhkan fondasi ekonomi nasional dari dalam.
Sjafrie menjelaskan bahwa praktik ini merupakan bagian dari masalah yang lebih luas dimana kedaulatan ekonomi Indonesia sedang terancam.
Pengusaha-pengusaha tersebut dinilainya tidak memenuhi kewajiban yang seharusnya, dan bahkan terlibat dalam berbagai tindakan ilegal yang menggerogoti keuangan negara.
Hal ini, menurutnya, berkontribusi pada terjadinya kebocoran anggaran dalam skala masif, yang berdasarkan data yang diterimanya mencapai nilai sekitar Rp 5.770 triliun.
Menteri Pertahanan itu menekankan bahwa fenomena ini tidak bisa dianggap remeh, karena menyangkut stabilitas dan kemandirian bangsa.
Ia mengajak seluruh komponen masyarakat, termasuk insan pers, untuk bersama-sama menjaga kedaulatan ekonomi dengan lebih kritis dan proaktif.
Sjafrie juga menyampaikan bahwa pemerintah saat ini terus berupaya memperkuat pengawasan dan penegakan hukum untuk memastikan setiap aktivitas ekonomi berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku dan mengutamakan kepentingan nasional.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

