Repelita Makassar - Anggota Satuan Lalu Lintas Polrestabes Makassar Aipda Mahir Daeng Rani menyampaikan kabar gembira bagi warga Kota Makassar terkait fasilitas ibadah di kawasan Flyover.
Masjid Berbudi Presisi Polrestabes Makassar Flyover yang sempat rusak kini telah selesai diperbaiki dan kembali dapat digunakan untuk beribadah.
Mahir Daeng Rani mengumumkan bahwa pada Kamis lima belas Januari dua ribu dua puluh enam masjid tersebut akan kembali digunakan untuk melaksanakan salat zhuhur berjemaah secara perdana.
Ia mengundang seluruh masyarakat Kota Makassar yang ingin menunaikan salat zhuhur berjemaah untuk datang dan memanfaatkan fasilitas masjid yang telah direnovasi.
Menurutnya perbaikan yang dilakukan membuat suasana masjid menjadi jauh lebih nyaman dan sejuk dibandingkan sebelumnya.
Mahir Daeng Rani menjelaskan bahwa seluruh unit pendingin ruangan di masjid telah diganti baru sehingga memberikan kesejukan maksimal bagi jamaah.
Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas rumah ibadah ini agar tetap terpelihara dengan baik.
Mahir mengingatkan bahwa merusak hanya membutuhkan waktu singkat namun memperbaiki memerlukan waktu dan biaya yang panjang.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih serta doa kepada para dermawan dan komandan yang telah berpartisipasi dalam perbaikan masjid tersebut.
Mahir berdoa agar para donatur yang telah mewakafkan hartanya untuk memperbaiki masjid diberikan kesehatan kesuksesan dalam karier serta keberkahan dunia akhirat.
Seperti diketahui masjid ini menjadi salah satu sasaran kerusuhan pada malam tanggal dua puluh sembilan Agustus dua ribu dua puluh lima.
Pada saat itu massa merusak dan membakar masjid yang berfungsi sebagai tempat ibadah bagi pengguna jalan yang beragama Islam.
Tugu ikan yang terbuat dari knalpot brong di halaman masjid juga hancur berkeping-keping akibat amukan massa.
Selain Masjid Berbudi Presisi pada malam yang sama massa juga melakukan pembakaran terhadap gedung DPRD Sulawesi Selatan DPRD Kota Makassar pos Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan serta dua pos polisi.
Akibat kerusuhan tersebut Polda Sulawesi Selatan dan Polrestabes Makassar berhasil mengamankan total lima puluh tiga tersangka.
Dari jumlah tersebut empat puluh tiga orang merupakan pelaku dewasa sedangkan sebelas lainnya adalah anak di bawah umur.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

