
Repelita Jakarta - Pegiat media sosial Chusnul Chotimah memberikan kritik pedas terhadap dua operasi tangkap tangan yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi pada Senin sembilan belas Januari dua ribu dua puluh enam.
KPK menangkap Wali Kota Madiun Maidi beserta empat belas orang lainnya dalam operasi di wilayah Madiun Jawa Timur yang diduga terkait penerimaan fee proyek serta dana tanggung jawab sosial perusahaan.
Dari kelima belas orang yang diamankan sembilan di antaranya termasuk Wali Kota Maidi langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan mendalam lebih lanjut.
Secara terpisah KPK juga melakukan penangkapan terhadap Bupati Pati Sudewo yang merupakan kader Partai Gerindra.
Politikus tersebut diduga menerima suap dalam jumlah miliaran rupiah terkait proses pengisian jabatan perangkat desa di wilayahnya.
Saat ini Sudewo sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK di Polres Kudus Jawa Tengah.
Chusnul Chotimah menyoroti bahwa kedua kepala daerah yang terjaring OTT tersebut sebelumnya mendapatkan dukungan penuh dari mantan Presiden Joko Widodo serta Partai Solidaritas Indonesia selama kontestasi pilkada.
Jejak digital Jokowi titip Kota Madiun ke Maidi wali kota yang baru aja kena OTT KPK kata Chusnul Chotimah.
Ia menegaskan kembali pandangannya bahwa hampir setiap persoalan besar bangsa ini selalu melibatkan nama Jokowi.
Seperti yg sy bilang hampir setiap masalah bangsa ini ada nama Jokowi terbukti lagi kan Dan kalian anggap dia layak jadi nabi bungul dan sakit jiwa tandas Chusnul Chotimah.
Chusnul juga menyinggung dukungan yang diberikan oleh Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep terhadap Bupati Sudewo pada pilkada dua ribu dua puluh empat.
Jejak digital @jokowi dan @kaesangp endorse sudewo yg kena OTT KPK Mereka mengajak rakyat Pati memilih orang seperti ini mana tanggung jawabnya? tegasnya.
Kedua operasi tangkap tangan tersebut menambah daftar panjang penindakan KPK terhadap pejabat daerah dalam waktu yang berdekatan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

