Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Jejak Tragedi Penerbangan Januari di Indonesia, dari Merpati 1995 hingga ATR 42-500 Bulusaraung 2026

 Repelita Jakarta - Sejarah kecelakaan pesawat di Indonesia pada bulan Januari mencatat sejumlah peristiwa tragis yang terjadi dalam kurun waktu berbeda.

Berikut adalah urutan kronologis kejadian berdasarkan tanggal yang tercatat dalam dokumen resmi.

1. Pada tanggal 10 Januari 1995, pesawat Merpati Nusantara Airlines mengalami musibah di wilayah Danau Poso.

Pesawat jenis de Havilland Canada DHC-6 Twin Otter itu menabrak bukit di Kampung Welu, Desa Ketang.

Penerbangan dengan nomor 6715 tersebut berangkat dari Bima menuju Ruteng sebelum akhirnya jatuh.

Seluruh penumpang dan awak yang berjumlah empat belas orang dinyatakan tewas dalam insiden tersebut.

2. Lion Air penerbangan 386 mengalami kecelakaan pada 14 Januari 2002 di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

Pesawat jenis Boeing 737-200 tersebut gagal lepas landas saat akan menuju Batam.

Seluruh penumpang dan awak yang berjumlah seratus tiga orang berhasil selamat meski pesawat rusak parah.

Insiden ini menjadi pelajaran penting tentang prosedur keselamatan saat lepas landas.

3. Garuda Indonesia penerbangan 421 jatuh di Sungai Bengawan Solo pada 16 Januari 2002.

Pesawat Boeing 737-300 itu dalam perjalanan dari Ampenan menuju Yogyakarta.

Pesawat mengalami flameout pada kedua mesinnya saat menghadapi aktivitas badai petir yang parah.

Upaya pendaratan darurat di sungai dangkal mengakibatkan satu orang tewas dan tiga belas lainnya luka-luka.

4. Adam Air penerbangan 574 hilang kontak di atas Selat Makassar pada 1 Januari 2007.

Pesawat Boeing 737-400 itu terbang dari Surabaya menuju Manado sebelum jatuh ke laut.

Seluruh penumpang dan awak berjumlah seratus dua orang dinyatakan tewas dalam musibah tersebut.

Penyelidikan menemukan bahwa kecelakaan disebabkan oleh kesalahan pilot dan masalah sistem navigasi.

5. Sriwijaya Air penerbangan 182 jatuh ke Laut Jawa pada 9 Januari 2021.

Pesawat Boeing 737-500 itu lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Pontianak.

Kejadian terjadi hanya empat menit setelah pesawat meninggalkan bandara dan menewaskan seluruh penumpang.

Investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi menyebut thrust asymmetry sebagai faktor penyebab.

6. Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport jatuh di Gunung Bulusaraung pada 17 Januari 2026.

Pesawat yang membawa sepuluh orang itu hilang kontak saat terbang dari Yogyakarta ke Makassar.

Komite Nasional Keselamatan Transportasi mengategorikan kecelakaan sebagai Controlled Flight Into Terrain.

Tim SAR gabungan dari berbagai instansi dikerahkan untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban.

Setiap peristiwa tersebut memberikan pembelajaran berharga bagi industri penerbangan nasional.

Upaya peningkatan keselamatan terus dilakukan melalui penyempurnaan regulasi dan standar operasi.

Data investigasi dari setiap kecelakaan digunakan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

Masyarakat diharapkan dapat memahami bahwa keselamatan penerbangan merupakan prioritas utama semua pihak.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved