
Repelita Jakarta - Penceramah kondang Ustaz Abdul Somad mengunggah dua tangkapan layar berita di akun Instagramnya terkait penolakan rencana safari dakwahnya di Jepara Jawa Tengah oleh GP Ansor-Banser pada tahun 2018.
Unggahan tersebut menampilkan berita pertama berjudul Cak Imin Pembela UAS Jangan Ada yang Mengadang Beliau serta berita kedua berjudul Ini Alasan Ansor Minta Polisi Pertimbangkan Ceramah UAS.
Postingan Ustaz Abdul Somad di Instagram itu muncul bersamaan dengan ramainya pemberitaan penetapan tersangka terhadap mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam kasus dugaan korupsi kuota haji.
Yaqut Cholil Qoumas yang akrab disapa Gus Yaqut pada tahun 2018 menjabat sebagai panglima tertinggi GP Ansor-Banser saat isu penolakan ceramah UAS mencuat.
Pada September 2018 Gerakan Pemuda Ansor Jepara menyatakan sikap memberikan pertimbangan kepada kepolisian agar mempertimbangkan rencana kedatangan Ustaz Abdul Somad untuk berceramah di wilayah tersebut.
Ketua GP Ansor Jepara waktu itu H Syamsul Anwar menjelaskan bahwa sikap organisasi bukan bertujuan mengancam melainkan untuk menjaga kondusivitas dan ketertiban daerah.
Alasan utama yang menjadi perhatian GP Ansor adalah munculnya atribut-atribut yang diduga mirip dengan bendera organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia di sekitar lokasi acara.
Ansor juga khawatir adanya potensi konsolidasi kelompok eks-HTI yang memanfaatkan kegiatan pengajian tersebut.
Untuk itu pihak GP Ansor meminta kepolisian memastikan bahwa dalam acara ceramah nantinya terdapat pengibaran Bendera Merah Putih serta dinyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Sebagai bentuk komitmen menjaga keutuhan NKRI ribuan anggota Banser kemudian menggelar apel kebangsaan dan doa bersama di Lapangan Desa Ngabul Kecamatan Tahunan Jepara.
Pada akhirnya Ustaz Abdul Somad membatalkan jadwal ceramahnya yang semula direncanakan di Pondok Pesantren Al-Husna Mayong Jepara dengan alasan adanya intimidasi dari pihak tertentu.
Pihak GP Ansor Jepara membantah keras tuduhan intimidasi tersebut dan menegaskan bahwa sikap mereka murni untuk menjaga stabilitas serta nilai-nilai kebangsaan di wilayah setempat.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

