Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Hasil Survei Mulai Dukung Roy Suryo Cs

 Hasil Survei Mulai Dukung Roy Suryo Cs

Repelita Jakarta - Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal, memberikan analisis kritis terhadap hasil survei terbaru mengenai tingkat kepercayaan publik terhadap keaslian ijazah mantan Presiden Joko Widodo. Ia menyoroti bahwa lembaga survei Median telah merilis data yang menunjukkan penurunan signifikan persentase responden yang masih percaya terhadap keabsahan dokumen pendidikan tersebut.

Menurut Erizal, tingkat kepercayaan publik yang tersisa saat ini hanya mencapai lima puluh satu koma satu persen, sebuah angka yang jauh lebih rendah dibandingkan hasil survei sebelumnya dari berbagai lembaga ternama. Sebelumnya, lembaga-lembaga survei terkemuka melaporkan angka kepercayaan berkisar antara enam puluh hingga tujuh puluh empat persen.

Analis ini menyampaikan dugaan bahwa angka yang dirilis oleh lembaga survei Median masih mungkin mengalami pengolahan tertentu agar tidak terlalu mengejutkan publik. Penurunan tajam kepercayaan masyarakat ini dianggap sebagai fenomena psikologis yang coba dikelola oleh kelompok status quo untuk mencegah reaksi berlebihan dari masyarakat.

Erizal mengkritik bahwa survei saat ini dinilai sudah tidak lagi mencerminkan realitas yang sesungguhnya terjadi di tengah masyarakat. Banyak responden yang masih memberikan kepercayaan didasarkan pada pernyataan Rektor Universitas Gadjah Mada, meskipun pernyataan tersebut sebenarnya tidak memberikan kepastian mutlak.

Menurut pengamatan Erizal, pernyataan Rektor Universitas Gadjah Mada cenderung tidak konsisten dan memberikan ruang untuk berbagai interpretasi. Sementara itu, berbagai bukti lain terkait dokumen tersebut telah disita oleh penyidik untuk keperluan proses hukum yang sedang berlangsung.

Responden yang mulai tidak percaya terhadap keaslian ijazah umumnya merujuk pada perbedaan visual yang tampak jelas pada dokumen yang beredar. Presentasi yang dilakukan oleh Roy Suryo mengenai berbagai kejanggalan dalam dokumen tersebut dinilai telah mempengaruhi persepsi publik.

Langkah resmi dari Komisi Pemilihan Umum yang awalnya menutup akses terhadap dokumen kemudian membukanya justru semakin menguatkan keraguan masyarakat. Keberadaan ijazah yang beredar di masyarakat ternyata sesuai dengan dokumen yang dikeluarkan oleh lembaga negara tersebut.

Berbagai kejanggalan yang tidak terjawab dalam kasus ini terus menumpuk dan menjadi alasan mengapa ketidakpercayaan publik semakin meningkat. Meskipun kasus ini dianggap sederhana, namun ketidakjelasan yang berlarut-larut justru memperkuat skeptisisme masyarakat.

Kepolisian Republik Indonesia menyimpulkan bahwa ijazah tersebut identik asli, namun dokumen yang ditampilkan berupa fotokopi yang dilipat dan penetapan tersangka tetap dilakukan oleh Polda Metro Jaya. Metode penyelesaian lama dinilai tidak lagi efektif di era informasi terbuka seperti sekarang.

Erizal memperingatkan bahwa mata publik saat ini semakin tajam dan tersebar di berbagai lapisan masyarakat. Membawa kasus ini ke pengadilan tanpa terlebih dahulu membuktikan keaslian dokumen dapat menimbulkan masalah baru yang lebih kompleks.

Membiarkan kasus ini berlarut-larut tanpa penyelesaian jelas juga bukan merupakan solusi terbaik mengingat perhatian media yang terus menyoroti perkembangan terkini. Pencabutan laporan dinilai sudah terlambat sementara penerapan keadilan restoratif juga bukan jawaban yang tepat.

Kasus ini dinilai telah berkembang dari sekadar persoalan antar individu menjadi isu publik yang menyangkut kepercayaan terhadap sistem. Penerapan berbagai pasal hukum dalam kasus ini sudah terlalu kompleks untuk diselesaikan dengan pendekatan restoratif biasa.

Erizal menutup analisisnya dengan menekankan bahwa penggunaan kekuatan massa justru dapat berbalik menjadi kontraproduktif dalam situasi politik yang semakin kompleks. Penyelesaian yang transparan dan berbasis bukti ilmiah dinilai sebagai satu-satunya jalan keluar yang dapat diterima oleh semua pihak.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved