Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

China Kirim 16 Pesawat Kargo Militer ke Iran dalam 56 Jam, Sinyal Keras ke Trump dan AS

Repelita Jakarta - China mengirimkan sinyal keras kepada Amerika Serikat terutama kepada Donald Trump melalui operasi pengiriman besar-besaran pesawat kargo militer ke wilayah Iran dalam waktu yang sangat singkat.

Enam belas pesawat angkut militer milik Angkatan Udara China dilaporkan mendarat berturut-turut di Iran hanya dalam kurun waktu 56 jam.

Pendaratan beruntun tersebut langsung memicu kekhawatiran serius di kalangan analis keamanan internasional karena dinilai sebagai salah satu operasi logistik militer terbesar dalam sejarah hubungan pertahanan China-Iran.

Menurut laporan yang dirilis Defence Security Asia pengiriman ini melibatkan pesawat angkut strategis jenis Y-20 yang memiliki kapasitas muatan sangat besar serta kemampuan jarak jauh.

Beberapa pesawat tersebut diketahui mematikan transponder atau perangkat pelacakan sebelum memasuki wilayah udara Iran sebuah prosedur yang biasanya digunakan dalam operasi militer sensitif untuk menghindari deteksi radar publik.

Pola penerbangan seperti ini mengingatkan pada kejadian serupa di tahun 2025 ketika sejumlah pesawat kargo yang diduga terkait China menghilang dari radar di koridor udara Asia Tengah menuju Iran.

Para pengamat intelijen sumber terbuka menduga operasi kali ini merupakan bentuk dukungan logistik atau militer terselubung dari China kepada Iran di tengah konflik berkepanjangan dengan Israel.

Kapasitas muatan 66 ton serta jangkauan lebih dari 7800 kilometer pada pesawat Y-20 memungkinkan pengiriman berbagai peralatan strategis seperti sistem pertahanan udara jarak jauh radar canggih perangkat peperangan elektronik hingga subsistem drone.

Beberapa analis memperkirakan muatan yang dikirim kemungkinan meliputi sistem pertahanan udara jenis HQ-9 atau HQ-19 yang dirancang khusus untuk menghadapi ancaman pesawat tempur serta rudal balistik.

Kehadiran sistem-sistem tersebut dinilai dapat secara signifikan memperumit operasi udara Israel di wilayah Iran jika memang digunakan untuk memperkuat pertahanan udara Teheran.

Hingga saat ini belum ada bukti independen yang dapat memastikan secara pasti muatan yang dibawa maupun tujuan resmi dari rangkaian penerbangan tersebut.

Pemerintah Beijing sendiri belum memberikan pernyataan resmi maupun konfirmasi terkait laporan operasi pengiriman pesawat kargo militer tersebut.

Kendati demikian peristiwa ini telah menimbulkan kekhawatiran mendalam di kalangan pembuat kebijakan serta badan intelijen berbagai negara karena menunjukkan pergeseran peran China sebagai aktor logistik militer aktif di kawasan Timur Tengah.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved