Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

[BREAKING NEWS] GEGER Ketua dan Wakil Ketua BEM UI 2026 Terpilih Terima Ancaman Pembunuhan dan Paket Teror

Repelita Depok - Ketua dan Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia terpilih periode dua ribu dua puluh enam mengalami serangkaian tindakan teror.

Yatalathof Ma'shum Imawan dan Fathimah Azzahra menerima berbagai ancaman termasuk ancaman pembunuhan setelah memenangkan pemilihan.

Insiden ini mulai terjadi pada hari Rabu tanggal empat belas Januari dua ribu dua puluh enam setelah proses pemilihan selesai.

Athof, sapaan akrab Yatalathof, mengungkapkan bahwa akun aplikasi percakapan miliknya sempat mengalami upaya peretasan.

Upaya peretasan itu terjadi kurang dari dua puluh empat jam setelah penetapan hasil pemilihan mahasiswa universitas.

"Awalnya sebenarnya foto saya dan Athof dengan tulisan 'klaim tidak berdasar' terus foto itu dikirim ke kami dari WhatsApp ayah saya. Lalu kata-kata 'lo mending mundur' dan 'lo akan gue eksekusi' dikirim juga ke grup keluarga," tutur mahasiswa Fakultas Kedokteran UI.

Peretas juga berhasil membobol akun percakapan milik kakak kandung dari Athof dan mengirimkan pesan teror melalui akun tersebut.

Pesan yang dikirimkan berisi foto-foto disertai tuntutan agar Athof bersedia mengundurkan diri dari posisi ketua BEM UI.

Pesan ancaman itu juga disampaikan melalui grup percakapan yang beranggotakan keluarga besar dan kerabat dekat.

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis itu juga menerima beberapa paket kiriman dengan sistem pembayaran di tempat.

Paket tersebut berisi sebuah topeng dengan nilai tagihan yang bervariasi antara enam ratus ribu hingga satu juta delapan ratus ribu rupiah.

Fathimah Azzahra sebagai wakil ketua terpilih juga menjadi korban dari aksi teror yang serupa dengan metode pengiriman paket.

Paket yang diterima Fathimah berisi berbagai benda seperti gunting taman dan sebuah kursi roda yang dikirim ke alamat rumahnya.

Beberapa mahasiswa lain yang dikenal vokal juga menerima paket berisi kain kafan, senjata tajam, hingga keris tradisional.

Keluarga Fathimah juga mengalami peretasan akun percakapan milik ayahnya yang kemudian digunakan untuk mengirim ancaman.

Pesan ancaman tersebut berisi perintah untuk mengundurkan diri dan ancaman eksekusi yang dikirim ke grup keluarga dan lingkungan tempat tinggal.

Kedua mahasiswa tersebut menyatakan belum mengetahui identitas pelaku di balik serangkaian aksi teror yang mereka alami.

Mereka mengaku telah menjalin hubungan baik dengan semua pihak yang terlibat dalam proses pemilihan mahasiswa sebelumnya.

Laporan resmi telah disampaikan kepada pihak universitas mengenai kejadian yang mengancam keselamatan mereka ini.

Pihak kampus melalui unit pengamanan lingkungan telah memberikan pendampingan dan komitmen perlindungan kepada kedua mahasiswa.

Mereka masih mempertimbangkan untuk melaporkan kejadian ini kepada kepolisian setelah melakukan konsolidasi dengan korban lain.

Proses pendataan terhadap mahasiswa lain yang mengalami kejadian serupa masih terus dilakukan untuk menentukan langkah hukum.

Konsolidasi di antara para korban diperlukan untuk memutuskan tindakan lanjutan yang paling tepat dan efektif.

Situasi keamanan di lingkungan kampus terus dipantau oleh pihak universitas agar tidak terjadi eskalasi dari insiden ini.

Kedua pimpinan BEM UI terpilih berharap agar proses transisi kepemimpinan organisasi mahasiswa dapat berjalan dengan aman.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved