Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Beda Pengakuan Kubu Jokowi dan Eggi Sudjana Soal Restorative Justice, Ada Permintaan Maaf Tidak?

 

Beda Pengakuan Kubu Jokowi dan Eggi Sudjana Soal Restorative Justice, Ada Permintaan Maaf Tidak?

Repelita Jakarta - Kuasa hukum mantan Presiden Joko Widodo Rivai Kusumanegara menegaskan bahwa penerapan Restorative Justice dalam kasus tuduhan ijazah palsu tidak mensyaratkan adanya permintaan maaf dari pelaku melainkan bergantung sepenuhnya pada sikap pemaafan dari korban.

Menurut Rivai kunci utama RJ terletak pada keputusan Jokowi untuk memaafkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis sehingga proses penyidikan dihentikan melalui Surat Perintah Penghentian Penyidikan dari Polda Metro Jaya.

Kunci RJ adalah pemaafan dari korban dan Pak Jokowi sudah memaafkan Eggi dan Damai ya itu kuncinya jadi bukannya justru pemaafan dari pelaku pemaafan dari korban tegas Rivai dikutip dari YouTube Kompas TV pada Rabu 21 Januari 2026.

Ia menjelaskan pendekatan Restorative Justice berfokus pada kepentingan korban sehingga pemaafan dari Jokowi menjadi faktor penentu utama penghentian perkara hukum.

Boleh cek di mana pun juga karena sifatnya di sini adalah untuk kepentingan korban sambung Rivai.

Rivai juga mengonfirmasi adanya kesepakatan tertulis antara Jokowi dengan Eggi serta Damai sebagai bagian integral dari proses RJ meski detail isi tidak diungkap secara terbuka.

Apakah dalam RJD ada kesepakatan ada jelas orang tertulis kok kita buat permohonan RJ secara bersama-sama itu dokumennya ada di Polda ada kesepakatan ujarnya.

Menurut Rivai Restorative Justice tidak mungkin terlaksana tanpa kesepakatan bersama antara korban dan pihak terlapor.

RJ tidak mungkin terjadi kalau tidak ada kesepakatan antara pelaku dan korban tegasnya.

Sementara itu Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis secara tegas membantah pernah menyampaikan permintaan maaf kepada Jokowi selama pertemuan di kediaman Solo.

Keduanya menegaskan bahwa kunjungan tersebut murni bersifat silaturahmi dan tidak ada unsur permintaan maaf maupun pengakuan kesalahan dalam perkara tersebut.

Eggi dan Damai juga menepis tuduhan menerima uang Rp100 miliar dari Jokowi dengan menyatakan tidak ada transaksi keuangan apa pun terkait proses hukum.

Netty selaku pihak terkait menegaskan bahwa Eggi sedang sakit kanker stadium 4 sehingga segala bantuan yang diberikan murni untuk pengobatan dan bukan bagian dari penyelesaian perkara.

Saya minta kepada semua jelas Bang Egi murni sakit mohon didoakan jangan fitnah kami karena sakit loh dosa loh kalian pertanggungjawaban dunia akhirat ucap Netty dikutip dari YouTube iNews pada Jumat 16 Januari 2026.

Netty meminta masyarakat bertabayyun sebelum menyebarkan tuduhan karena tidak ada bukti penerimaan uang maupun proyek apa pun dari pihak Jokowi.

Kenapa kok nuduh bahwa kita mendapat uang Rp100 miliar proyek dan hal-hal yang sangat menyakitkan padahal tidak ada apa-apa saya boleh dong ngomong demi Allah demi Rasulullah dengan agama saya 1.000 perak pun tidak ada kami dapat apa-apa tegas Netty.

Perbedaan pengakuan ini mencuat di antara kubu Jokowi yang menekankan pemaafan korban sebagai inti RJ dan kubu Eggi-Damai yang menegaskan tidak ada permintaan maaf maupun kesepakatan yang mengandung pengakuan kesalahan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved