
Repelita Jakarta - Anies Baswedan hadir sebagai tamu kehormatan dalam Rapat Kerja Nasional pertama Gerakan Rakyat yang digelar di Hotel Aryaduta Menteng Jakarta Pusat pada Sabtu 17 Januari 2026
Acara tersebut diikuti oleh lima ratus sebelas peserta dari seluruh pimpinan Dewan Pimpinan Wilayah serta Dewan Pimpinan Daerah di Indonesia
Rakernas ini menjadi ajang pengukuhan struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat yang baru
Prosesi pembukaan dimulai dengan pembacaan susunan pengurus DPP yang langsung diikuti pelantikan oleh Ketua Umum Sahrin Hamid
Suasana semakin meriah dengan penampilan Tari Koba-Koba dari Funky Papua serta pemberian cenderamata bertema hutan Papua
Funky Papua juga menyerahkan tanaman secara simbolis kepada Anies Baswedan sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan
Anies Baswedan yang ditetapkan sebagai Tokoh Inspiratif sekaligus Anggota Kehormatan nomor satu Gerakan Rakyat menyampaikan sambutan yang mendapat perhatian besar
Ia mengapresiasi keberanian Gerakan Rakyat dalam mengusung isu lingkungan yang jarang menjadi prioritas organisasi masyarakat lainnya
Anies menyoroti fakta mencengangkan bahwa lebih dari sembilan puluh tujuh persen deforestasi di Indonesia bersifat legal karena didukung regulasi yang ada
Menurutnya permasalahan kerusakan hutan bukan hanya soal pembalakan liar melainkan memerlukan koreksi mendasar terhadap aturan yang berlaku
Ia mengusulkan konsep Pembangunan Ekonomi Ekologi di mana pertumbuhan ekonomi harus selaras dengan keadilan bagi rakyat dan kelestarian alam
Anies juga menekankan bahwa bencana-bencana yang terjadi belakangan ini menjadi peringatan keras untuk melakukan perbaikan kebijakan secara nyata
Di akhir sambutannya ia menegaskan kewajiban negara dalam melindungi kebebasan berserikat serta berpendapat
Negara memiliki tanggung jawab konstitusional untuk menjamin perlindungan terhadap setiap warga yang menyuarakan pendapatnya
Ketika terjadi ancaman terhadap aktivis atau warga yang berani berpendapat maka negara wajib memberikan perlindungan tanpa terkecuali
Terkait kemungkinan Gerakan Rakyat bertransformasi menjadi partai politik Ketua Umum Sahrin Hamid menyatakan keputusan tersebut akan ditentukan pada hari kedua Rakernas yaitu Minggu 18 Januari 2026
Ia menegaskan bahwa keputusan akhir baru akan diketahui besok dan pihaknya berkomitmen membangun tradisi transparansi
Seluruh proses pengambilan keputusan akan dibuka secara terbuka melalui media resmi Gerakan Rakyat agar masyarakat dapat mengikuti secara lengkap dan mendalam(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

