Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Politisi PSI Tepis Tudingan Makar soal IMIP: Ini Kesepakatan Bisnis, Bukan Ancaman Kedaulatan, Jangan Berlebihan!

Politisi PSI Tepis Anggapan Polemik IMIP sebagai Makar: Jangan Berlebihan!

Repelita Jakarta - Politisi Partai Solidaritas Indonesia Ronald Sinaga memberikan tanggapan terhadap pandangan yang menyebut polemik seputar PT Indonesia Morowali Industrial Park sebagai suatu bentuk makar.

Ronald menegaskan bahwa keberadaan kawasan industri tersebut murni merupakan hasil dari kesepakatan bisnis antara kedua negara yang terlibat.

"Kalau dibilang ini adalah makar karena tidak boleh sejengkal tanah bangsa dikuasai, namanya kawasan industri sudah ada deal-deal-nya. Kalau dikuasai tanah itu, ini bukan perang, ini namanya deal business," ujar Ronald dalam suatu program diskusi televisi pada hari Selasa tanggal 2 Desember 2025.

Ia menjelaskan bahwa pembentukan kawasan industri di wilayah Morowali, Sulawesi Tengah, merupakan hal yang diketahui secara luas oleh seluruh pejabat negara terkait.

Proses pendiriannya bahkan melibatkan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding pada tingkat kepala negara.

"Waktu itu Mou-nya ditandatangani oleh dua kepala negara dari Indonesia dan dari China, waktu itu sama-sama presiden," kata dia.

Ronald kemudian meminta agar berbagai pihak tidak terlalu jauh dalam memberikan penilaian terhadap situasi yang terjadi.

Ia menekankan pentingnya untuk tidak berlebihan dalam menyikapi polemik yang berkembang di masyarakat.

"Jangan terlalu berlebihan ini makar. Kalau ada tentara China landing di situ, bukan di kawasan industri tapi di Kota Morowali dengan senjata lengkap, dengan senjata lengkap, terus dikuasai Kota Morowali itu beda cerita, itu makar. Tapi ini kawasan industri, jadi bisa dibedakanlah," kata dia.

Penjelasan ini disampaikan untuk memberikan perspektif yang lebih jelas mengenai status hukum dan operasional dari kawasan industri tersebut.

Ronald Sinaga berharap masyarakat dapat memahami perbedaan mendasar antara aktivitas investasi industri dengan tindakan yang mengancam kedaulatan negara.

Pandangannya ini turut memberikan nuansa berbeda dalam diskusi publik yang selama ini didominasi oleh narasi-narasi yang lebih kritis.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved