
Repelita Jakarta - Seorang warganet bernama Al Fatin mengungkapkan keprihatinan mendalam terhadap kondisi sistem pendidikan nasional yang dinilainya telah mengalami kemunduran signifikan selama satu dekade terakhir.
Menurutnya, berbagai kebijakan kurikulum yang diterapkan tidak menyentuh esensi inti pendidikan secara mendalam.
Salah satu aturan yang disorotinya adalah larangan siswa tinggal kelas serta penghapusan sistem peringkat di sekolah.
Akibat dari kebijakan tersebut, kini masyarakat sedang menuai hasil berupa generasi muda yang memiliki pemahaman pengetahuan sangat minim.
Baru-baru ini, Al Fatin bercerita tentang pengalaman mengobrol dengan keponakannya yang bersekolah di sebuah sekolah negeri ternama.
Keponakan tersebut berhasil masuk melalui jalur prestasi berdasarkan nilai rapor saat sekolah dasar, dan ditempatkan di kelas khusus untuk siswa berprestasi.
Secara logika, kelas semacam itu seharusnya diisi oleh murid-murid berkemampuan tinggi, sehingga proses pengajaran berjalan lancar dan siswa mudah menyerap materi pelajaran.
Namun kenyataannya, tidak semua siswa di kelas tersebut memiliki kemampuan di atas rata-rata.
Bahkan, ada yang tidak menghafal tabel perkalian dasar seperti kelipatan 5, padahal itu termasuk operasi matematika paling sederhana.
Al Fatin pun bertanya kepada keponakannya mengapa hal itu bisa terjadi.
Keponakannya menjawab, “Ya gitulah hasil nilai raport yang di katrol, Tante.”
Kemudian, Al Fatin melanjutkan pertanyaan mengapa siswa tersebut tidak diseleksi kembali atau dikeluarkan dari kelas prestasi saat kenaikan kelas, digantikan dengan yang lebih layak.
Keponakannya kembali menjawab, “Ga tahu ya, Tante. Tapi dia anak orang kaya.”
Pengalaman ini membuat Al Fatin semakin yakin bahwa ada ketidakadilan dalam sistem penerimaan siswa, di mana siswa yang masuk jalur prestasi ke kelas khusus ternyata ada yang tidak menguasai dasar-dasar matematika seperti perkalian dan pecahan.
Ia menyimpulkan bahwa sistem pendidikan telah mengalami kerusakan parah, ditambah lagi dengan sikap orang tua yang kurang bertanggung jawab.
Unggahan ini diposting oleh Al Fatin pada tanggal 30 Desember 2025.
Editor: 91224 R-ID Elok

