Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Susno Duadji Bongkar Keheningan Mencurigakan: Mark Up Whoosh Triliunan Menguap, KPK-Kejaksaan-Polri Kok Bisu Semua?

Susno Duadji Kritik Sikap Prabowo Bakal Tanggung Jawab Urus Utang Whoosh:  Jangan Asal Ngomong

Repelita Jakarta - Mantan pimpinan utama divisi kriminal di kepolisian republik menyoroti ketenangan yang mencurigakan dalam penanganan dugaan penyimpangan biaya pada proyek transportasi berkecepatan tinggi yang menghubungkan dua ibu kota utama.

Ia secara terbuka mempertanyakan mengapa upaya investigasi terkait potensi penggelembungan anggaran dalam pengadaan kereta cepat tersebut kini seolah lenyap dari radar publik dan lembaga penegak hukum yang bertanggung jawab.

Pertanyaan tajam itu disampaikan melalui platform media sosial miliknya dengan menandai sejumlah institusi kunci mulai dari badan antikorupsi hingga aparat penegak hukum, lembaga yudikatif, pengelola aset negara, kementerian terkait, tokoh politik, serta perwakilan media massa nasional.

Pada 25 November 2025, akun X @susno_duadji memposting Mengapa penyelidikan dan penyidikan dugaan mark up proyek pengadaan Kreta Cepat Whoosh koq semakin nyaris tak terdengar ??.

Isu tersebut kembali mencuat setelah mantan koordinator bidang politik hukum dan keamanan mengungkapkan adanya indikasi pelanggaran pidana dalam video pribadinya pada pertengahan Oktober lalu.

Dalam paparannya, mantan pejabat tinggi itu menyoroti bahwa biaya pembangunan per kilometer jalur kereta cepat di wilayah Indonesia jauh melebihi standar internasional, menimbulkan dugaan adanya penambahan harga yang tidak wajar.

Pengungkapan itu segera memicu tuntutan keras dari kalangan masyarakat agar lembaga pemberantas korupsi segera turun tangan untuk mengungkap fakta di balik kenaikan biaya yang mencapai miliaran dolar.

Kini, dengan minimnya kabar terbaru soal kemajuan penyelidikan, mantan perwira tinggi polisi itu menduga adanya keengganan atau hambatan sistemik yang membuat kasus bergengsi ini terhenti di tengah jalan.

Proyek kereta cepat yang melibatkan kemitraan internasional ini sempat menjadi simbol kemajuan infrastruktur nasional, namun kini justru menjadi sorotan atas dugaan ketidakefisienan anggaran yang merugikan keuangan negara.

Mantan pimpinan kriminal polisi menekankan bahwa ketenangan yang tidak wajar ini harus segera dijelaskan secara transparan demi menjaga kepercayaan publik terhadap integritas lembaga-lembaga penegak hukum.

Ia berharap pertanyaan sederhana itu bisa menjadi pemicu bagi tindak lanjut yang tegas, sehingga dugaan penyimpangan tidak lagi tertutup kabut dan menjadi pelajaran berharga bagi pengelolaan proyek strategis ke depan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved